Dibagikan Bulan Depan, Sunindo (SUNI) Tetapkan Dividen Rp 11 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) memutuskan total dividen tahun 2023 senilai Rp 11 miliar atau setara dengan Rp 4,4 per saham. Nilai dividen tersebut sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, pekan lalu.
Dividen tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 12 Juli 2024. Sedangkan yang berhak mendapatkan dividen adalah investor yang namanya tercatat sebagai pemegang saham SUNI sampai 26 Juni 2024 atau cum dividen.
Baca Juga
Dorong Ekspansi, Sunindo (SUNI) Siapkan Capex Rp 327,4 Miliar Tahun Ini
Direktur Utama SUNI Willy Johan Chandra mengatakan, dividen tersebut merefleksikan rasio pembagian 10,91% dari total raihan laba bersih tahun lalu senilai Rp 100,9 miliar. Pertumbuhan laba bersih perseroan tahun lalu mencapai 102,1% atau melampaui target yang telah ditetapkan manajemen.
“Selain memutuskan dividen, pemegang saham menyetujui perombakan jajaran direksi, yakni Freddy Soejandy diangkat menjadi direktur keuangan dan tidak ada perubahan di jajaran dewan komisaris,” kata Willy dalam paparan publik SUNI secara daring, Rabu (12/6/2024).
Sementara itu, Direktur Keuangan Freddy Soejandy mengungkapkan, penetapan dividen tersebut telah mempertimbangkan pertumbuhan laba tahun lalu dan cash flow di masa depan. “Pembagian tersebut juga telah mempertimbangkan kebutuhan dana untuk pembangunan pabrik kedua di Batam,” terang dia.
Perseroan menyebutkan dibutuhkan dana senilai Rp 432 miliar untuk membangun pabrik kedua di Batam tersebut. Dana tersebut digunakan senilai Rp 57 miliar untuk pembelian tanah, senilai Rp 250 miliar untuk pembangunan pabriknya, dan Rp 125 miliar untuk mesinnya.
Baca Juga
Sunindo (SUNI) Sebut Raihan Laba Kuartal I Setara 30,5% dari Target 2024
Tahun ini, perseroan menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp 327,4 miliar untuk mengeksekusi rencana investasi anak perusahaan, yaitu PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM) dan PT Petro Synergy Manufacturing (PSM).
“Untuk tahun ini kemungkinan akan dilanjutkan pembangunannya dan diharapkan kuartal I atau II-2025, pabrik tersebut bisa mulai produksi, meskipun belum maksimal,” ucapnya.
Grafik Saham SUNI

