IHSG Dibuka Bergerak Stagnan Cenderung Turun, Sebaliknya Sasham BKSL kian Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/6/2025), bergerak melemah dengan penurunan 3 poin (0,04%) menjadi 7.220 pada perdagangan menit pertama hari ini. Pergerakan dalam rentang 7.194-7.226.
Sejumlah sektor saham yang mencatatkan penurunan adalah sektor consumer primer, consumer non primer, industry, keuangan, dan infrastruktur. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor property, energi, material dasar, dan industry.
Baca Juga
Di tengah pergerakan tersebut, saham PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) atau Jatis Mobile naik 27% menjadi Rp 136, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 20,53% menjadi Rp 910, dan PT Sentul City Tbk (BKSL) naik 16,52% menjadi Rp 134. Sebaliknya penurunan melanda saham KOPI, INPS, dan LCKM.
IHSG kemarin ditutup turun sebanyak 8,28 poin (0,11%) menjadi 7.222, sebaliknya investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 79,04 miliar. Didominasi saham BRMS, TLKM, dan BKSL.
Baca Juga
WIKA Raih Kontrak Baru Rp 426,98 Miliar di IKN, Ini Jenis Proyeknya
Pelemahan indeks tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas sektor saham yang justru melesat, seperti sektor material dasar naik 2%, sektor property 1%, sektor teknologi 1,07%, sektor energi 0,65%, dan sektor consumer non primer 0,61%. Penurunan hanya melanda saham sektor keuangan sebanyak 0,30%.
Meski IHSG turun, empat saham berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) naik 34,72% menjadi Rp 260, PT Charnic Capital Tbk (NICK) naik 25% menjadi Rp 1.000, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) naik 24,79% menjadi Rp 755, dan PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) naik 24,77% menjadi Rp 680.

