IHSG Cenderung Stagnan, Saham BKSL, ENRG, dan PSAB Layak Dicermati
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/2/2026), diprediksi bergerak dalam rentang 8.150–8.300. Tiga saham direkomendasikan beli hari ini adalah BKSL, ENRG, dan PSAB.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan saat ini IHSG akan bergerak terbatas dalam rentang 8.150–8.300 dengan risiko profit taking berlanjut menjelang libur panjang. Investor juga akan bersikap wait and see menantikan respons lanjutan pemerintah terkait penurunan outlook rating oleh Moody’s serta perkembangan isu MSCI.
Baca Juga
Wall Street Ambruk Dipicu Kekhawatiran Disrupsi AI, Dow Anjlok Lebih dari 650 Poin
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi perhatian investor terhadap pasar global, seperti rilis inflasi AS Januari 2026 yang diperkirakan melambat ke 2,5% YoY,. Data ini berpotensi memengaruhi ekspektasi arah kebijakan The Fed, terutama setelah rilis NFP AS yang lebih baik dari perkiraan.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti Dow Jones anjlok 1,34%. Begitu juga dengan S&P500 melemah 1,57% dan Nasdaq turun lebih dari 2,03%.
Kemarin, IHSG ditutup melemah 25,62 poin (0,31%) menjadi 8.265 dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,48 triliun. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu BBCA sebanyak Rp 890,06 miliar, BUMI senilai Rp 525,81 miliar, dan DEWA mencapai Rp 256,51 miliar.
Baca Juga
Harga Minyak ‘Drop’ Hampir 3% Setelah IEA Pangkas Proyeksi Permintaan
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham sektor consumer non primer 0,60%, sektor consumer primer 0,92%, infrastruktur 0,44%, dan teknologi 0,12%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar 1,46%, sektor industry 0,13%, dan property 0,94%.
Meski IHSG turun, sejumlah saham justru berhasil pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham LAPD catatkan ARA dengan kenaikan 34,55% menjadi Rp 148, ZATA menguat 32,98% menjadi Rp 125, JIHD naik 25% menjadi Rp 675, INDS menguat 25% menjadi Rp 1.775, ROCK melesat 24,74% menjadi Rp 2.420, SSTM naik 24,69% menjadi Rp 1.515, dan YPAS naik 24,77% menjadi Rp 680.

