Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 8 Januari
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprakirakan rawan koreksi pada perdagangan awal pekan ini, Senin (8/1/2024).
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup terkoreksi 0,12% ke 7,350 dan disertai munculnya volume penjualan.
Analis Teknikal PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG telah menggapai target ideal di area level 7.400.
Baca Juga
‘’Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sudah berada di akhir wave v dari wave (i), sehingga pergerakan IHSG berikutnya diperkirakan akan rawan terkoreksi untuk membentuk wave (ii) ke rentang area 7.223 hingga 7.292 terlebih dahulu,’’ ulas Herditya dalam riset harian yang dikutip, Senin (8/1/2024).
Adapun target support IHSG berada pada level 7.275 dan 7.245, sedangkan target resistance pada level 7.403 dan 7.877.
Berikut saham-saham pilihan trading dari MNC Sekuritas hari ini:
Baca Juga
Resmi Listing, IPO Pengembang Asal Madura (KOCI) Oversubscribed 30,11 Kali
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) - Buy on Weakness
AKRA terkoreksi 0,95% ke 1,565 disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi AKRA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iv) dari wave [c] dari wave Y, sehingga AKRA akan terkoreksi terlebih dahulu dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 1,520-1,540
Target Price: 1,615, 1,685
Stoploss: below 1,475
PT XL Axiata Tbk (EXCL) - Buy on Weakness
EXCL menguat 0,48% ke 2,100 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan EXCL tertahan oleh MA20.
“Kami memperkirakan, posisi EXCL saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i] dari wave C, sehingga EXCL rawan terkoreksi dalam jangka pendek terlebih dahulu,” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 2,050-2,090
Target Price: 2,200, 2,300
Stoploss: below 1,960
PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO) - Buy on Weakness
PGEO terkoreksi 0,39% ke 1,280 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama PGEO masih mampu berada di atas 1,160 sebagai stoplossnya, maka posisi PGEO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,215-1,275
Target Price: 1,355, 1,435
Stoploss: below 1,160
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) - Buy on Weakness
TLKM terkoreksi 2,02% ke 3,890 dan disertai oleh peningkatan volume penjualan, namun koreksinya masih tertahan MA200. Saat ini, posisi TLKM diperkirakan sedang berada di awal wave [iv] dari wave A, sehingga koreksi TLKM dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 3,740-3,880
Target Price: 4,050, 4,120
Stoploss: below 3,700.
