Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 16 Januari
JAKARTA, investortrsut.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan melanjutkan periode konsolidasi menuju level 7.201 pada perdagangan hari ini, Selasa (16/01/2024).
Analis PT MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana mengatakan, asumsi ini mengacu pada posisi penutupan pasar saham pada perdagangan sebelumnya, di mana IHSG mengalami koreksi 0,24% ke level 7.224 disertai dengan munculnya volume penjualan.
“Pergerakan IHSG mencapai target minimal yang kami berikan di level 7.278,’’ ulas Herditya dikutip dari riset hariannya, Selasa (16/01/2024).
Baca Juga
Sebagian Wilayah Jakarta Diprakirakan Berawan Sepanjang Selasa
Dikatakan, selama IHSG masih mampu bergerak di atas level 7.152 sebagai support terdekatnya, maka posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave b dari wave (ii) dari wave [iii].
Kondisi tadi menunjukan, IHSG akan koreksi untuk menguji area 7.201 terlebih dahulu, untuk selanjutnya akan menguat kembali menguji level 7.307.
‘’Namun, waspadai apabila IHSG menembus 7.152, maka IHSG akan mengarah ke 7.021 – 7.111,’’ ujar Herditya.
Adapun target support IHSG berada pada level 7.152 dan 7.045, sedangkan target resistance pada level 7.323 dan 7.403.
Berikut rekomendasi saham trading untuk hari ini:
Baca Juga
Lampaui Target, Produksi Batu Bara Capai 775 Juta Ton di 2023
PT AKR Corporation Tbk (AKRA) - Buy on Weakness
AKRA menguat 0,32% ke 1,565 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi AKRA sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c], hal tersebut berarti AKRA akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,515-1,560
Target Price: 1,605, 1,640
Stoploss: below 1,475
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) - Buy on Weakness
BBNI menguat 0,45% ke 5,625, namun pergerakannya di sertai oleh volume penjualan. Saat ini, kami perkirakan posisi BBNI sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii], sehingga pergerakan BBNI diperkirakan masih berpeluang menguat.
Buy on Weakness: 5,525-5,575
Target Price: 5,825, 5,925
Stoploss: below 5,400
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) - Buy on Weakness
INKP menguat 0,93% ke 8,175 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan INKP tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, posisi INKP saat ini sedang berada di awal dari wave [iii] dari wave 3, sehingga INKP berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 8,100-8,175
Target Price: 8,750, 9,250
Stoploss: below 8,000
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) - Buy on Weakness
PTBA menguat 2,65% ke 2,710 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi PTBA diperkirakan sedang berada di awal wave [v], sehingga pergerakan PTBA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 2,670-2,690
Target Price: 2,790, 2,850
Stoploss: below 2,610
