Usai Berbalik Jadi Untung, Dirut Panorama (PANR) Langsung Borong Saham
JAKARTA, Investortrust.id – Direktur Utama PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) Budijanto Tirtawisata menambah kepemilikan saham dengan membeli sebanyak 5 juta saham. Pembelian tersebut menjadikan total kepemilikannya bertambah dari 5,42% menjadi 5,83%.
Budijanto melalui penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/9/2023), menyebutkan pembelian saham tersebut dilakukan secara bertahap, yaitu sebanyak 1 juta saham dibeli dengan harga Rp 755 juta pada 18 September. Kemudian dirinya membeli sebanyak 1 juta saham PANR dengan harga pelaksanaan Rp 760 per saham pada 19 September.
Baca Juga
Dirut tersebut juga membeli sebanyak masing-masing 1,5 juta saham pada 20 September dan 21 September. Harga pembelian sebanyak 1,5 juta saham mencapai Rp 762 dan 1,5 juta saham lainnya dalam rentang Rp 763 per saham. Total dana yang digelontorkan untuk membeli sebanyak 5 juta saham tersebut mencapai Rp 3,78 miliar.
Berdasarkan data perdagangan BEI, saham PANR ditutup melesat Rp 25 (3,36%) menjadi Rp 770 pada perdagangan sesi I. Saham tersebut bergerak dalam rentang Rp 720-745 per saham.
Baca Juga
PANR berhasil mencatatkan lompatan kinerja keuangan dengan laba bersih periode berjalan Rp 76 miliar pada semester I-2023, dibandingkan dengan rugi bersih periode berjalan tahun lalu senilai Rp 20,64 miliar pada periode sama tahun lalu.
Lompatan laba bersih tersebut sejalan dengan lompatan pendapatan perseroan sebanyak 222,72% dari Rp 426,31 miliar menjadi Rp 1,37 triliun. Kenaikan tersebut berimbas terhadap perolehan laba usaha Rp 80,26% miliar, dibandingkan semester I-2023 dengan rugi bersih Rp 18,16 miliar.
Baca Juga
Lindungi Produsen Lokal, Menkop Pertimbangkan HPP untuk Produk Tekstil
Lompatan laba bersih berimbas terhadap kenaikan laba per saham PANR menjadi Rp 35,02 per saham, dibandingkan dengan periode sama tahun lalu dengan rugi bersih Rp 13,89 per saham.
Saham PANR mencetak penguatan sebesar Rp 25 (3,38%) menjadi Rp 765. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 730-780 per saham

