Berbalik Laba, Panorama (PANR) Lanjut Rights Issue Rp 420 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) membidik dana senilai Rp 420 miliar dari pelaksanaan penambahan modal dengan memeberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD I) atau rights issue sebanyak 600 juta saham.
Perseroan menyebutkan total saham yang diterbitkan setara dengan 33,33% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sedangkan harga pelaksanaan mencapai Rp 500 per saham, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 420 miliar.
Baca Juga
Dirut Panorama (PANR) Budijanto Tirtawisata Kembali Tambah Saham, Volumenya Jumbo
Manajemen Panorama melalui keterbukaan informasi di Jakarta, Rabu (1/11/2023) menyebutkan, dana hasil penerbitan (rights issue) saham tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan pasar dan e-distributon channel dengan mengalokasikan sebanyak 50% dana perolehan.
Perseroan juga mengalokasikan sebesar 30% dana hasil rights issue untuk pembayaran utang bank. Sedangkan sisanya sebanyak 20% dimanfaatkan untuk modal kerja perseroan.
Terkait pembelia siaga, prospectus tersebut mengungkapkan bahwa pengendali perseroan akan membeli seluruh saham rights issue, jika pemodal publik tidak mengeksekusi haknya. Jika hal tersebut terjadi, maka persentase kepemilikan public menyusut dari 30,82% menjadi 22,90%.
Baca Juga
Saham Bukalapak (BUKA) Tetap Favorit, Analis Ini Ungkap Sejumlah Faktor
Secara kinerja keuangan, Panorama (PANR) berhasil berbalik menjadi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 58,09 miliar sampai kuartal III-2023, dibandingkan rugi entitas Rp 9,27 miliar periode sama tahun lalu.
Peningkatan laba tersebut sejalan dengan lompatan pendapatan perseroan dari Rp 1,03 triliun menjadi Rp 2,33 triliun. Laba usaha juga melesat menjadi Rp 105,92 miliar, dibandingkan dengan rugi usaha tahun lalu Rp 13,44 miliar.

