Net Buy Kian Besar Rp 1,46 Triliun, Asing Lagi-lagi Borong Saham Bank
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali agresif memborong saham dengan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,46 triliun di seluruh pasar, saat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/2/2024), naik 37,08 poin (0,51%) menjadi 7.238,78.
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 465,43 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 232,46 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 192,56 miliar, PT Bank Central Asia TbK (BBCA) Rp 113,38 miliar, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 93,28 miliar.
Baca Juga
Pengendali Sekaligus Direktur Blue Bird (BIRD) Borong Saham dari Pasar, Ada Apa?
Sebaliknya lima saham ini mencatatkan penjualan bersih (net sell) terbanyak, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 16,68 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 16,11 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 14,54 miliar, PT Avia Aviant Tbk (AVIA) Rp 12,39 miliar, dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 10,68 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor non konstruksi 0,70%, sektor kesehatan 0,73%, sektor material dasar 0,47%, sektor infrastruktur 0,17%, dan sektor industry 0,15%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi 0,39%, sektor properti 0,22%, sektor teknologi 0,32%, sektor konsumer primer 0,03%, dan sektor transportasi 0,08%.
Meski IHSG naik tipis, dua saham ini torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) naik Rp 45 (34,35%) menjadi Rp 176 dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) meleast Rp 64 (24,43%) menjadi Rp 326.
Baca Juga
Pergerakan Saham Prajogo Pangestu Sepekan, BREN dan CUAN Lanjut Anjlok
Penguatan juga melanda saham PT Pulau Subur Tbk (PTPS) naik Rp 60 (32,26%) menjadi Rp 246, PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) naik Rp 24 (22,64%) menjadi Rp 130, dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) naik Rp 20 (19,05%) menjadi Rp 125.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU), PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH), PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD), PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), dan PT Jembo Cable Company Tbk (JECC).

