Investor Asing Net Sell Rp 1,36 Triliun, Berikut Daftar Lima Saham Yang Dilepas
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,36 triliun, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (31/10/2023), ditutup berbalik naik 16,32 poin (0,24%) menjadi 6.752,21.
Net sell terbanyak melanda saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) senilai Rp 712,73 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 246,65 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 146,36 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 131,24 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 131,10 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya kelima saham berikut catatkan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) senilai Rp 69,26 miliar, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) mencapai Rp 65,72 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 55,41 miliar, PT Adaro Energy Indonesia tbk (ADRO) Rp 48,95 miliar, dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Rp 39,79 miliar.
Penguatan indeks didukung penguatan mayoritas sektor, seperti saham sektor teknologi naik 2%, sektor infrastruktur 1,87%, sektor properti 0,86%, sektor material dasar 0,43%, dan sektor keuangan 0,23%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 0,44% dan sektor konsumer primer 0,25%.
Di tengah penguatan IHSG, kedua saham ini melesat hingga auoto reject atas (ARA) PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) naik Rp 80 (24,54%) menjadi Rp 406 dan PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) naik Rp 114 (24,46%) menjadi Rp 580.
Baca Juga
Top! Market Cap Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Ini Salip Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong
Penguatan juga melanda saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) sebanyak Rp 31 (23,85%) menjadi Rp 161, PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) naik Rp 16 (22,22%) menjadi Rp 88, dan PT Hillcon Tbk (HILL) menguat Rp 330 (14,93%) menjadi Rp 2.540.
Adapun pelemahan terdalam melanda kelima saham berikut, yaitu PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI), PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI), dan PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI).

