Net Sell Tipis Berlanjut, Berikut Daftar Lima Saham Dilepas
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham dengan nilai turun drastis menjadi Rp 16,21 miliar di seluruh pasar. Padahal, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/11/2023), ditutup melesat 108,97 (1,64%) menjadi 6.751,39.
Net sell terbanyak melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 102,34 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 79,38 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 39,23 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 33,17 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 31,91 miliar.
Baca Juga
Sedangkan lima saham yang torehkan pembelian bersih (net buy) oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 138,57 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 71,69 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 46,73 miliar, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Rp 26,19 miliar, dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Rp 21,51 miliar.
Penguatan IHSG didukung kenaikan seluruh sektor saham, seperti saham sektor teknologi 3,49%, sektor properti 2,39%, sektor keuangan 1,42%, sektor material dasar 1,78%, dan sektor energi 0,82%.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur sebanyak 1,40% dan saham sektor kesehatan 0,11%.
Lompatan indeks tersebut didukung penguatan saham-saham berkapitalisasi besar, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp 250 (2,91%) menjadi Rp 8.850, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat Rp 170 (3,52%) menjadi Rp 5.000, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melesat Rp 325 (1,79%) menjadi Rp 18.500, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melesat Rp 250 (4,42%) menjadi Rp 5.900, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik Rp 250 (3,76%) menjadi Rp 6.900.
Baca Juga
Harga Merosot, Market Cap Barito Renewables (BREN) Kembali Disalip Bank Mandiri (BMRI)
Sebaliknya pelemahan terdalam melanda tiga saham ini, yaitu saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO), PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), dan PT Mitrabata Adiperdana Tbk (MBAP).
IHSG kemarin ditutup terjerembab sebanyak 109,79 poin (1,63%) ke level 6.642,42. Penurunan dipengaruhi atas koreksi seluruh sektor saham. Sedangkan pemodal asing lagi-lagi membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,09 triliun dengan melepas saham-saham bank besar.

