Meski IHSG Sepekan Anjlok 3,82%, Saham Emiten dengan Rugi Triliunan Ini justru Pimpin Saham Tercuan
JAKARTA, investortrust.id – Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan pekan pertama usai libur lebaran anjlok sebanyak 3,82% menjadi 6.262,22, tetapi sejumlah saham masih berhasil torehkan penguatan lebih dari 20%.
Bahkan, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) berhasil torehkan penguatan sampai 63,64% dalam empat hari transaksi pekan ini. Lompatan harga terseut berbanding terbali dengan lompatan rugi tahun berjalan perseroan tahun 2024 menjadi Rp 1,77 triliun, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 844,39 miliar. Lompatan kerugian tersebut akibat kenaikan beban keuangan dari semula Rp 1,64 triliun menjadi Rp 1,72 triliun. Pendapatan juga turun tipis dari Rp 2,49 triliun menjadi Rp 2,46 triliun.
Baca Juga
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, pengautan pesat lainnya dicatatkan saham PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) mencapai 34,31% menjadi Rp 685, PT Shield On Service Tbk (SOSS) naik 31,18% menjadi Rp 488, PT Indo Straits Tbk (PTIS) menguat 28,70% menjadi Rp 272, dan PT Solusi Sinergi Digital (WIFI) atau Surge sebanyak 25% menjadi Rp 2.250
Sedangkan perdagangan saham BEI pekan ini diwarnai fluktuasi sangat tinggi. Hari perdana usai libur lebaran, Selasa (8/4/2025), IHSG dibuka anjlok lebih dari 9% hingga akhirnya bursa terkena trading halt selama 30 menit, meski akhirnya penurunan penutupan sedikit membaik menjadi hanya 7,9% menjadi 5.996.
Selanjutnya, IHSG pada perdagangan hari selanjutnya, Kamis (10/4/2025), melesat hingga naik 4,79% menjadi 6.254. Lompatan tersebut didukung sentimen positif setelah Trump mengumumkan penundaan tarif resiprokal selama 90 hari, kecual untuk China.
Selain mencaatkan fluktuasi tinggi, pemodal asing menorehkan penjualan bersih atau net sell saham bernilai jumbo dalam sepekan hingga Rp 5,93 triliun. Aksi lepas saham oleh investor asing tersebut sejalan dengan kejatuhan IHSG sepanjang pekan pertama usai libur lebaran ini.
Baca Juga
Prabowo dan El-Sisi Sahkan Pernyataan Bersama Kemitraan Strategis Indonesia–Mesir
Net sell terbanyak disumbangkan saham berikut, yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 2,45 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp 1,91 triliun, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp 712,82 miliar.
Sebaliknya saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak pekan ini disumbangkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 117,55 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 88,58 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 82,99 miliar.

