Meski IHSG Sepekan Anjlok 1%, Saham Ini justru Terbang 183%
JAKARTA, investortrust.id – Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan ini tergerus sebanyak 1% ke level terendah baru year to date (ytd) 2024 level 6.897,75, beberapa saham masih berhasil cetak lompatan harga. Bahkan, satu saham cetak penguatan lebih dari 183%.
Berdasarkan data BEI, penguatan tertinggi pekan ini ditorehkan saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) dengan penguatan mencapai 183,33% dari Rp 132 menjadi Rp 374. Lompatan sampai membuat saham ini dihentikan sementara pada Kamis pekan ini.
Baca Juga
Garuda (GIAA) Menang Atas Gugatan Duo Greylag di Tingkat Banding Australia
Selain itu penguatan juga melanda Sembilan saham lainnya mulai dari 15,69% hingga 32,61%. Di antaranya, saham PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) menguat 32,61% menjadi Rp 122, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) menguat 20% menjadi Rp 690, PT Indocement Tunggal Parkasa Tbk (INTP) naik 18,92% menjadi Rp 7.700, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) menguat 18,15% menjadi Rp 7.975.
Terkait penurunan indeks pekan ini dipicu atas kejatuhan mayoritas saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu. Penurunan indeks tersebut melanjutkan koreksi serupa pada pekan lalu dengan kejatuhan dalam mencapai 3,48% dari 7.222,38 menjadi 6.970,73.
Di antaranya, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) jatuh 26,44% dari Rp 8.225 menjadi Rp 6.050. Saham BREN anjlok signifikan setelah masuk papan pemantuan khusus yang berimbas terhadap pembatalan saham BREN dalam FTSE Global Index.
Penurunan indeks juga dipengaruhi atas pelemahan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) anjlok dari level Rp 9.175 menjadi Rp 8.500 dan saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkapar dari Rp 1.065 menjadi Rp 965. Sebaliknya saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Petrosea Tbk (PTRO) masih berhasil cetak penguatan pekan ini.
Baca Juga
Jadi Sorotan Investor, BEI Bakal Kaji Ulang Papan Pemantauan Khusus
Terkait transaksi investor asing, BEI mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,34 triliun pekan ini atau melanjutkan net sell pekan sebelumnya. Net sell terbanyak pekan ini melanda saham Rp 2,05 triliun. Saham BBRI masih mendominasi sebagai saham yang paling besar dilepas asing dalam dua bulan terakhir.
Net sell lainnya melanda saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 198,07 miliar, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 195,09 miliar, dan BRPT mencapai Rp 152,36 miliar. Sebaliknya pembelian bersih (net buy) oleh investor asing melanda saham TPIA senilai Rp 258,86 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 225,68 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 144,14 miliar.
Grafik 10 Saham Sebulan

