Lampaui Target, Indo Tambangraya (ITMG) Catat Volume Produksi 13,4 Juta Ton
JAKARTA, investortrust.id – Emiten tambang batu bara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat kenaikan produksi sebesar 9% year on year (yoy) menjadi 13,4 juta ton per kuartal III-2023. Volume produksi ini setara 79,28% dari target 2023 yang dipatok pada kisaran 16,9 juta ton.
Direktur Utama PT Indo Tambangraya Megah Tbk, Mulianto mengatakan, pertumbuhan volume produksi didukung kondisi cuaca yang bersahabat dan manajemen operasional yang efektif. ‘’Volume produksi kuartal III-2023 melampaui target,’’ ujar Mulianto dalam keterangan tertulis, Kamis (16/11/2023).
Baca Juga
Laba Turun 54%, Ini Penjelasan Dirut Indo Tambangraya (ITMG)
Sedangkan volume penjualan batu bara emiten tersebut sepanjang Januari-September 2023 tercatat 15,3 juta ton. Sebanyak 5,4 juta ton dipasarkan ke Tiongkok, 3,6 juta ton dijual ke pasar domestik, 1,9 juta ton ke Jepang, 1,2 juta ton ke Filipina, 0,8 juta ton ke Thailand, sisanya ke negara-negara lain di Asia Pasifik dan Eropa.
Penjualan batu bara ITMG sampai September 2023 pun setara 72,51% dari target setahun penuh 21,1 juta ton. Dari target volume penjualan tersebut, 77% harga jualnya telah ditetapkan sedangkan 23% sisanya mengacu pada indeks harga batu bara.
Baca Juga
United Tractors (UNTR): Valuasi Atraktif, Dividend Yield Tinggi
Berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 394.K/MB.01/MEM.B/2023, harga batu bara acuan (HBA) periode November 2023 dengan kalori 6.322 gross as received (GAR) menjadi US$ 139,8 per ton.
Selanjutnya batu bara berkalori 5.300 GAR menjadi US$ 103,2 per ton. Kemudian, batu bara kalori 4.100 GAR dan 3.400 GAR menjadi US$ 52,86 per ton dan US$ 28,49 per ton. (CR-10)

