2024, Indo Tambangraya (ITMG) Bidik Kenaikan Penjualan Jadi 20,2 Juta Ton Batu Bara
JAKARTA, investortrust.id – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menargetkan peningkatan volume produksi batu bara menjadi sekitar 19,5-20,2 juta ton dengan total penjualan menjadi sekitar 24,9-25,6 juta ton sepanjang 2024. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan 19,52% dari realisasi tahun lalu sebanyak 16,9 juta ton.
“Sebenarnya RKAB (rencana kerja dan anggaran biaya) kami produksinya 19,5 juta ton, sehingga kalau bisa mencapai 20,2 juta ton, kami akan lakukan penyesuaian sedikit,” ujar Direktur Indo Tambangraya Megah Yulius Kurniawan Gozali di Jakarta, Kamis (29/2/2024).
Baca Juga
Realisasi di Bawah Target, Begini Prospek Saham Indo Tambangraya (ITMG)
Meski membidik peningkatan volume produksi dan penjualan batu bara, manajemen ITMG belum bisa memperkirakan kinerja keuangan tahun ini, karena kinerja ditentukan rata-rata harga jual (average selling price/ASP) batu bara 2024.
Selain itu, dia mengatakan, ITMG telah meraih kontrak penjualan sebanyak 39% dari target penjualan 24,9-25,6 juta ton batu bara tahun ini. Nilai kontrak tersebut setara dengan US$ 80-90 per ton.
Tahun lalu, emiten multi-energi tersebut mencatatkan volume produksi 16,9 juta ton yang naik tipis 1% (yoy), diikuti oleh total volume penjualan 20,9 juta ton yang naik 11% (yoy).
Di tengah penurunan harga jual batu bara yang signifikan, ITMG membukukan pendapatan US$ 2,37 miliar dan laba kotor US$ 743 juta dengan margin laba kotor 31%. Sementara, laba bersih perusahaan pada periode tersebut tercatat sebesar US$ 500 juta.“Efektifitas manajemen operasional serta penguatan kolaborasi lintas fungsi menjadi faktor utama penopang pencapaian yang melampaui target ini,” ujar Yulius.
Baca Juga
Dengan menerapkan manajemen kas yang berhati-hati dan pencapaian tingkat efisiensi biaya yang baik, perusahaan mampu mempertahankan neraca yang sehat. Hingga 31 Desember 2023, total aset perusahaan tercatat sebesar US$ 2,18 miliar dengan total ekuitas US$ 1,78 miliar. Perusahaan juga mempertahankan posisi kas dan setara kas sebesar US$ 851 juta.
Sebagai pemasok batu bara yang dapat diandalkan dengan ketersediaan kandungan kalori yang variatif, pemasaran produk ITM sepanjang 2023 dilakukan ke berbagai pelanggan. Meliputi Indonesia 24%, China 33%, Jepang 14%, Filipina 8%, Thailand 5%, Bangladesh 5%, serta sejumlah negara lain di wilayah Asia Pasifik dan Eropa. (CR-10)

