IHSG Sesi I Anjlok 0,65%, Sebaliknya Dua Saham Ini Torehkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (10/3/2025), ditutup melemah sebanyak 43,43 poin (0,65%) hingga kembali turun ke bawah 6.592. Pergerakan dalam rentang 6.568-6.636.
Pelemahan dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 2,29%, sektor industry 2,29%, sektor keuangan 1,49%, sektor property 1,06%, dan sektor kesehatan 1,74%. Sebaliknya penguatan pesat kembali melanda saham sektor teknologi 5,98%.
Baca Juga
Market Cap Rp 404 Triliun, DCI Indonesia (DCII) Bersiap Salip Bank Mandiri (BMRI)
Meski IHSG bergerak di zona merah, sejumlah saham berikut torehkan lompatan harga PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 30% menjadi Rp 182, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) menguat 26,92% menjadi Rp 66.
Menguat hingga auto reject atas (ARA) juga melanda saham PT Sinar Terang MandiriT bk (MINE) sebanyak 25% menjadi Rp 270 dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,85% menjadi Rp 15.850.
Sebaliknya penurunan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU).
IHSG sepanjang pekan lalu torehkan penguatan sebanyak 5,83% menjadi 6.636 pekan ini, sejumlah saham berikut torehkan lompatan harga sangat mengesankan. Penguatan paling pesat dicatatkan saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) mencapai 143,86% menjadi Rp 278, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menguat 95,27% menjadi Rp 660, dan PT Sona Topaz Torism Industry Tbk (SONA) menguat 40,94% menjadi Rp 4.510.
Baca Juga
Resmi Melantai di BEI, Saham Sinar Terang (MINE) dan Jantra Grupo (KAQI) Meroket
Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningkatan kapitalisasi pasar (market cap) BEI senilai Rp 570 triliun atau setara dengan 5,24% menjadi Rp 11.450 triliun pada perdagangan 3-7 Maret 2025. Peningkatan pesat ini didukung penguatan saham sektor teknologi mencapai 16,48%, sektor material dasar 5,83%, sektor industry 5,61%, sektor property 4,61%, dan sektor keuangan 4,81%.
Penyumbang utama lomptan IHSG pekan lalu berasal dari saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kenaikan 13,39%, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 33,05%, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 5,93%, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menguat 14,67%, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 5,22% pekan ini.
