Bursa Kripto Ini Buka Lowongan Kerja Buat 1.000 Orang di Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id –CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan, dukungan kuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap kripto membuat bursa kripto tersebut melakukan perekrutan besar-besaran. Perekrutan ini akan meningkatkan jumlah karyawan Coinbase secara signifikan.
“Coinbase berencana untuk mempekerjakan sekitar 1.000 orang di Amerika Serikat tahun ini,” kata Armstrong dalam sebuah video yang diunggah ke X pada tanggal 7 Maret dilansir dari Cointelegraph, Sabtu (8/3/2025).
“Kebijakan ini sangat penting, ini adalah kongres yang paling pro-kripto yang pernah kita lihat,” katanya.
Baca Juga
Coinbase Targetkan Permintaan Kripto di Dana Pensiun Australia Bisa Capai US$ 600 Miliar
Menambah 1.000 karyawan lagi akan meningkatkan total tenaga kerja Coinbase sekitar 27%, menurut data terbaru Stockanalysis. Adapun saat ini, bursa kripto tersebut saat ini memiliki 3.772 karyawan.
Armstrong merekam video tatap muka di luar Gedung Putih di Washington D.C. setelah menghadiri White House Crypto Summit bersama para pemimpin global lainnya dalam industri kripto. Antara lain pendiri Gemini Tyler dan Cameron Winklevoss, pendiri Strategy Michael Saylor, dan CEO Crypto.com Kris Marszalek.
"Kami baru saja meninggalkan pertemuan puncak aset digital di Gedung Putih. Itu adalah acara yang luar biasa dan momen yang benar-benar bersejarah bagi industri kami," kata Armstrong.
Baca Juga
Akhirnya, Regulator AS Izinkan Bank Terlibat Aktivitas Kripto
"Presiden Trump telah menghidupkan kembali industri kripto," tambahnya.
Rencana perekrutan itu muncul meskipun harga saham Coinbase (COIN) turun 22,40% selama sebulan terakhir. Harga COIN ditutup pada US$ 217,45 pada 7 Maret, menurut data Google Finance.
Penurunan ini bertepatan dengan kemerosotan yang lebih luas di pasar kripto dan saham menyusul usulan tarif Trump terhadap Tiongkok, Kanada, dan Meksiko pada tanggal 1 Februari.
Sementara itu, hanya dua tahun lalu, bursa kripto tersebut memberhentikan sejumlah staf yang serupa di tengah musim dingin kripto yang sedang berlangsung. Pada Januari 2023, Armstrong mengatakan bursa tersebut akan memangkas 950 pekerjaan sebagai bagian dari langkah-langkah perusahaan untuk mengurangi biaya operasional sekitar 25%.

