Saham BUMN Konstruksi Bangkit Usai Pilpres, PTPP Tembus ARA
JAKARTA, investortrust.id – Saham-saham sektor konstruksi turut bangkit seiring penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,64% ke level 7.333, Kamis (15/02/2024).
Penguatan IHSG dipicu oleh euforia pelaku pasar saham yang suka cita menyambut kesuksesan pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan Prabowo – Gibran meraih 58% suara pemilih, artinya Pemilu hanya berlangsung satu putaran.
Penguatan IHSG didorong oleh akumulasi pelaku pasar terhadap sejumlah saham-saham papan atas maupun lapis kedua. Termasuk saham sektor infrastruktur yang tercatat menguat 1,52%.
Baca Juga
Penguatan dipimpin oleh saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) sebesar 24,22% atau berhasil menebur auto rejection atas (ARB) ke level Rp 560 per saham.
Saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) juga tampak perkasa ke level Rp 358 atau menguat 22,58%. Sementara saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) masih berstatus suspensi atau belum bisa diperdagangkan terkait persoalan restrukturisasi utang.
Penguatan juga diikuti oleh anak usaha emiten konstruksi seperti saham PT PP Presisi (PPRE) yang naik 30% ke level 104 per saham, kemudian saham PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) menguat 19,74% ke Rp 91.
Baca Juga
Empat Saham Bank Papan Atas ATH Usai Pemilu, Tertinggi BBNI dan BMRI
Saham PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) menguat 12% ke level Rp 56, serta saham PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) tercatat naik 27,45% ke level 130 per saham.
Sebagaimana diketahui Prabowo berjanji akan melanjutkan program kerja Jokowi setelah terpilih sebagai Persiden RI, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Saat ini pembangunan IKN tengah berjalan dan melibatkan BUMN karya besarta anak-anak usahanya. Perkembangan ini menjadi pemicu penguatan emiten BUMN kontsruksi dan anak usahnya.

