IHSG Sesi I Anjlok 2,27% ke Bawah 7.000, Sebaliknya Tiga Saham Ini ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (3/2/2025), ditutup anjlok sebanyak 161,43 poin (2,27%) menjadi 6.947,77. Penurunan dipicu atas koreksi seluruh sektor saham.
Pelemahan terdalam melanda saham sektor material dasar sebanyak 3,01%, sektor infrastruktur 1,81%, sektor property 3,36%, sektor keuangan 1,59%, sektor kesehatan 2,56%, dan sektor consumer primer 1,98%.
Meski IHSG anjlok, tiga saham ini justru catatkan penguatan mengesankan hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik 25% menjadi Rp 1.075, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) ARA sebanyak 24,58% menjadi Rp 735, dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA) naik 24,51% menjadi Rp 635.
Baca Juga
Dua Sekuritas Ini Pasang Rekomendasi Beli Saham BCA (BBCA), Berikut Faktor Penopangnya
PEnguatan pesat juga melanda saham PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) naik 22,55% menjadi Rp 500 dan PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 17,07% menjadi Rp 96.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Brigit Biofarma TeknologiT bk (OBAT), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
Sepanjang Januari 2025, IHSG ditutup cetak penguatan sebanyak 0,41% dari level 7.079,90 menjadi 7.109,20. Sebalaiknya pemodal asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 3,70 triliun.
Sedangkan saham paling cuan sepanjang bulan Januari adalah saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) dengan penguatan mencapai 613%. Saham yang listing perdana di BEI pada 8 Januari ini berhasil torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) terhitung sejak hari perdana listing hingga hari ini.
Baca Juga
Lompatan harga juga dicatatkan saham PT Jakarta Setiabudi International (JSPT) sebanyak 230%, saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menguat sebanyak 212%, dan saham PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik mencapai 184%. Berkat penguatan pesat harga, ketiga saham tersebut masih disuspensi oleh regulator bursa. Penguatan pesat juga melanda saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) sebanyak 124%.
Terkait transaksi pemodal asing sepanjang Januari 2025 melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 3,70 triliun. Net sell terbesar dicatatkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 2,86 triliun, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebanyak Rp 765,71 miliar, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) mencapai Rp 566,18 miliar.
Sebaliknya tiga saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak bulan Januari adalah saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 430,92 miliar, PT Hero Global Investment Tbk (HGII) Rp 325,53 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 287,04 miliar.
