PALM Gelar Rights Issue, Winarto Kartono dan Hardi Wijaya Liong Jadi Pembeli Siaga
JAKARTA, investortrust.id – Winarto Kartono dan Hardi Wijaya Liong bertindak sebagai pembeli siaga penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue PT Provident Investama Bersama Tbk (PALM) sebanyak 9,99 miliar saham atau setara dengan 58,4% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Winarto Kartono dan Hardi Wijaya Liong merupakan pengendali PALM baik secara langsung dan tidak langsung. Winarto memiliki secara langsung 5% saham PALM dan memiliki sebanyak 45,80% saham PALM secara tidak langsung melalui PT Provident Capital Indonesia (PCI).
Baca Juga
Provident Investasi (PALM) Akan Suntik Modal Anak Usaha Rp 1,86 Triliun
Sedangkan Hardi Wijaya Liong menggenggam sebanyak 3,75% saham PALM secara langsung dan dirinya bersama dengan Winarto Kartono juga menguasai saham PALM secara tidak langsung melalui PCI sebanyak 45,53%.
Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PALM sebelumnya menyetujui rights issue 21,28 miliar saham PALM. Namun hingga kini, perseroan belum mengungkapkan harga pelaksanaan rights issue II tersebut.
Prospektur ringkat PALM di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1/2024) menyebutkan bahwa dana hasil right issue Rp 3,61 triliun akan dimanfaatkan untuk penambahan modal anak usahanya PT Alam Permai. Sedangkan sisanya digunaukan untuk modal kerja.
Baca Juga
Perusahaan Haji Isam Ini (JARR) Raih Kontrak Penjualan Biodiesel Rp 1,65 Triliun ke Pertamina
Manajemen perseroan dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa apabila pemegang saham yang mengeksekusi haknya hanya PCI, Winarto Kartono, dan Hardi Wijaya Liong. Maka susunan pemegeng saham perseroan akan berubah dengan kepemilikan langsung Winarto kartono bisa bertambah menjadi 31,69% dan Hardi Wijaya Liong menjadi 13,88% saham PALM.
Sedangkan sisanya dikuasai PCI dengan perkiraan mencapai 35,61%, PT Saratoga Sentra Business mencapai 8,29%, Garibaldi Thohir mencapai 5,21%, dan masyarakat mencapai 4,93%.
Hal ini berbeda jauh dengan susunan pemegang saham perseroan saat ini, yaitu PCI bertindak sebagai pemegang 45,8%, Saratoga Sentra Business 19,99%, Garibaldi Thohir 12,57%, Wianarto kartono 5%, dan Hardi Wijaya Liong sebanyak 3,75%.

