Bakal Beli Saham, Provident Investasi (PALM) Siapkan Rights Issue 21,28 Miliar Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) akan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak 21,28 miliar saham. Aksi ini akan direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham.
Manajemen PALM dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indoensia (BEI), Selasa (5/12/2023), menyebutkan dana hasil rights issue tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan portofolio investasi dalam bentuk pembelian saham atau efek bersifat ekuitas lainnya.
Baca Juga
Provident Investama (PALM) Borong Rp 3,69 Triliun saham MBMA, Nilainya di Bawah Harga IPO
Perseroan tertarik membeli saham atau efek ekuitas pada satu atau lebih perusahaan tercatat di sektor sumber daya alam, teknologi, media, komunikasi, dan logistik. Dana tersebut juga akan dimanfaatkan pembayaran utang dan modal kerja perseroan hingga anak usahanya.
Manajemen menyebutkan rencana rights issue tersebut akan dibahas dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSB) pada 10 JUanuari 2024. Sedangkan pelaksanaan rights issue akan ditentukan kemudian.
Adapun PT Provident Capital Indonesia bertindak sebagai pemegang 45,80% saham PALM. Disusul PT Saratoga Sentral Business sebanyak 19,99%, Garibaldi Thohir sebanyak 12,57%, Winato Kartono sebanyak 5,03%, Hardi Wijaya Liong 3,77%, Tri Boewono 0,93%, dan sisanya masyakarat sebanyak 11,91%.
Baca Juga
Terkait kinerja keuangan, PALM mencatatkan rugi periode berjalan senilai Rp 1,94 triliun hingga September 2023, dibandingkan dengan laba periode berjalan Rp 20,69 miliar pada periode sama tahun lalu.
Kerugian tersebut dipicu atas kerugian bersih atas investasi pada saham dan efek ekuititas senilai Rp 1,84 triliun hingga kuartal III-2023, dibandingkan keuntungan bersih periode sama tahun lalu Rp 39 miliar.

