IHSG Sesi I Anjlok 50,69 Poin, tapi Saham ALII Lanjut ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (21/2/2024), ditutup anjlok 50,69 poin (0,69%) menjadi 7.301,91. IHSG bergerak dalam rentang 7.289,90-7.370,88 dengan nilai transaksi Rp 5,18 triliun.
Koreksi IHSG dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,46%, sektor material dasar 1,04%, sektor konsumern non primer 1%, sektor keuanga 1%, dan sektor kesehatan 0,36%.
Baca Juga
Satelit Merah Putih 2 Milik Telkom (TLKM) Sukses Melesat ke Angkasa Luar
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer primer 1,19%, sektor energi 0,30%, dan sektor transportasi 0,14%.
Meski IHSG terkoreksi, kelima saham berikut torehkan lompatan harga saham PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 155 (24,60%) menjadi Rp 785. Penguatan juga melanda saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) melesat Rp 31 (27,19%) menjadi Rp 145.
Kenaikan serupa melanda saham PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) Rp 18 (24,66%) menjadi Rp 91, PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) naik Rp 27 (20,77%) menjadi Rp 157, dan PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mit Tbk (JMAS) naik Rp 10 (17,86%) menjadi Rp 66.
Baca Juga
Kinerja Tumbuh Kuat, Saham Bank CIMB Niaga (BNGA) Dipertahankan Beli
Sebaliknya pelemahan melanda saham berikut, yaitu saham PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), PT Ifishdeco Tbk (IFSH), PT Buana Finance Tbk (BBLD), PT PT Bank Jatim Tbk (BJTM), dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID).
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 55,9 poin (0,77%) menjadi 7.352,60. Pemodal asing kembali melanjutkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,40 triliun dengan saham yang diborong PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 529,10 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 480,92 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 205,5 miliar.

