Perkenalkan Bisnis Diet Sehat, Prodia (PRDA) Bidik Sumber Pendapatan Baru
JAKARTA, investortrust.id – Emiten layanan kesehatan diagnostik, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) memperkenalkan sumber pendapatan baru dengan merambah bisnis panduan diet sehat. Bisnis ini dijalankan melalui fitur Health Plan di aplikasi U by Prodia yang dioperasikan anak usaha, yakni PT Prodia Digital Indonesia (PRDI).
Direktur Utama Prodia Widyahusada Dewi Muliaty mengatakan, dari inovasi baru layanan digital, kontribusi kinerja keuangan PRDI ke induk usaha akan meningkat jadi 16% dari pendapatan PRDA tahun ini. “Kami mengharapkan revenue kontribusi dari U by Prodia secara keseluruhan PRDI itu meningkat dari 14% menjadi 16% tahun ini,” ujar Dewi, menjawab Investortrust, baru-baru ini.
Baca Juga
Pendapatan dan Laba Turun hingga Kuartal III-2024, Prodia (PRDA) Siapkan Strategi Ini untuk Bangkit
Dia mengatakan, hampir seluruh pemasukan Prodia Digital Indonesia akan berkontribusi pada pendapatan Prodia Widyahusada mengingat perusahaan memiliki 99% saham anak usaha tersebut.
Selain catatan penghasilan dari PRDI, fitur Health Plan juga akan menciptakan tambahan aliran pendapatan (revenue stream) secara langsung ke PRDA. Pasalnya, ahli gizi dan dokter dari Prodia akan melakukan sejumlah tes laboratorium terlebih dahulu, sebelum menyusun panduan makan dan olahraga untuk diet pelanggannya.
“Lab test akan dirujuk ke PRDA. Jadi di dalam Health Plan pasti ada rekomendasi dokter. Sebelum itu, pemeriksaan tes dahulu sebagai evidence based, itu masuk ke kami jadi lab parents,” sambung Dewi.
Fitur terbaru Health Plan pada aplikasi U by Prodia diperkenalkan melalui inovasi Smart Report 2.0. Dengan kedua inovasi ini, Prodia menyediakan layanan kesehatan yang lebih personal, informatif, dan mudah diakses oleh pelanggan dalam satu aplikasi.
Baca Juga
Akuisisi 39% Saham Perusahaan Affiliasi, Prodia (PRDA) Optimistis Dapat Tambahan Laba Segini
“Smart Report 2.0 menyajikan laporan kesehatan yang lebih menarik dan mudah dipahami, dilengkapi infografis, analisis mendalam sekaligus penjelasan singkat mengenai pemeriksaan, hasil, nilai rujukan, indikasi, gejala, dan rekomendasi kesehatan yang dipersonalisasi sesuai kondisi pelanggan,” menurut Dewi.
Fitur Health Plan menyediakan akses bagi pengguna untuk berkonsultasi secara daring dengan dokter spesialis dan ahli gizi bersertifikat. Pengguna juga dapat memantau perkembangan health plan melalui plan diary, serta mendapatkan rencana kesehatan yang terarah. "Fitur Health Plan di aplikasi U by Prodia merupakan manifestasi jawaban kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang personal dan informatif,” ujar Direktur Utama Prodia Digital Indonesia Liana Kuswandi.
Pengguna dapat mengakses dan memonitor kesehatan yang berisi pola makan dan olahraga secara terkini (real-time). Penyusunan rencana kesehatan akan mengacu hasil pemeriksaan laboratorium serta profil kesehatan tubuh pengguna aplikasi.
Dilihat dari aplikasi U by Prodia, paket meal plan yang ditawarkan untuk periode 3-12 pekan dibanderol Rp 550.000 sampai Rp 7,1 juta. Sedangkan paket panduan rencana olahraga dihargai Rp 750.000 sampai Rp 7,3 juta. Di samping itu, Prodia juga menyediakan paket katering sehat dengan kisaran harga Rp 1,25 juta sampai Rp 1,76 juta untuk 7 hari.
Namun, Dewi mengakui, pendapatan perusahaan dari bisnis panduan diet sehat ini masih kecil, sejak uji coba pada 2024. “Tahun lalu, revenue stream dari Health Plan masih kecil. Makanya kami improve terus, ada beberapa masukan baik dari dokter maupun dari penggunanya. Di sini lah kami launch yang lebih bagus,” papar Dewi.
Prodia dan anak usahanya pun akan membidik pelanggan korporasi, yang dianggap lebih menjanjikan dengan jumlah calon pengguna potensial yang lebih banyak

