Terbang dan Disuspensi Bursa, Sumber Global (SGER) Ternyata Mau Bagikan Dividen Saham Ini
JAKARTA, Investortrust.id – PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) akan membagikan dividen saham dengan rasio 16:1 atau dengan total 264,44 juta saham. Dividen tersebut berasal dari laba ditahan perseroan mencapai Rp 590,64 miliar.
Manajemen perseroan dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa setiap 16 saham lama berhak mendapatkan satu saham baru. Pembagian dividen tersebut segera dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 31 Oktober 2023.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Transaksi Saham Golden (POLU), Sebaliknya Sumber Energy (SGER) Disuspensi
Pembagian dividen saham tersebut, terang manajemen SGER, sejalan dengan peningkatan usaha, perseroan memandang perlu untuk memiliki posisi permodalan yang baik guna memperkuat posisi keuangan perseroan dalam mendanai kegiatan usaha.
Perseroan, ungkap manajemen, tengah meningkatkan volume perdagangan batubara guna memenuhi permintaan dari PLTU-PLTU beberapa negara di Asean, mengembangkan energi baru dan terbarukan berupa wood pellet, pengembangan tambang batu gamping atau limestone yang merupakan bahan pembantu di industri pengolahan nikel melalui entitas anak, serta membangun infrastruktur yang diperlukan untuk menunjang kegiatan usaha.
Pembagian dividen tersebut juga bagian dari apresiasi perseroan terhadap pemegang saham. Pembagian Dividen Saham yang berasal dari kapitalisasi saldo laba ini jumlah saham perseroan yang beredar di pasar akan semakin meningkat, sehingga perdagangan saham SGER di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi lebih likuid.
Baca Juga
Jelang Kuartal Akhir 2024, Cermati Saham Emiten Peternakan Ayam Ini
Sementara itu, BEI menghentikan transaksi saham SGER pada perdagangan Jumat (22/9/2023) dipicu lonjakan harga kumulatif dalam beberapa hari terakhri. Suspensi yang dilakasanakan mulai sesi I perdgangan saham 22 Septembter 2023 tersebut dalam rangka cooling down.
“Penghentian sementara perdagangan saham SGER dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya pada saham SGER,” Yulianto dan Pande.
Baca Juga
Ada Bank Tanah, Pembangunan Bandara VVIP IKN Bisa Lebih Cepat
Berdasarkan data BEI, harga saham SGER telah melesat dari level penutupan akhir Agustus 2023 senilai Rp 1.385 menjadi Rp 2.300 pada penutupan kemarin atau terjadi lompatan harga 66,06%.
SGER sebelumnya baru saja membagikan dividen dengan nilai Rp 28 per saham. Hingga Juni 2023, perseroan membukukan lompatan pendapatan dari Rp 3,55 triliun menjadi Rp 6,03 triliun. Sedangkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari Rp 476,17 miliar menjadi Rp 611.65 miliar.

