Entitas Sumber Global Energy (SGER) Naikkan Plafon Kredit Jadi Rp 600 Miliar untuk Ekspansi Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) menerikan kenaikan plafon kredit menjadi Rp 600 miliar dari sejumlah bank nasional. Perseroan, melalui anak usahanya PT Hidrogen Peroxida Indonesia telah menandatangani perubahan perjanjian kredit sindikasi senilai Rp 350 miliar dengan opsi peningkatan menjadi Rp 600 miliar.
“Dana tersebut untuk pembangunan Pabrik Hidrogen Peroksida (H2O2) di Kabupaten Serang, Banten, di mana Sumber Global Energy memegang 46% saham anak usaha tersebut,” tulis Sekretaris Perusahaan Sumber Global Energy Michael Harold pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/7/2025).
Baca Juga
Transaksi Saham Chandra Daya (CDIA) Dibuka Hari Ini, Penguatan bakal Berlanjut?
Pabrik tersebut akan dibangun dengan kapasitas produksi sebesar 20.000 metrik ton (100% konsentrasi) atau 40.000 metrik ton (50% konsentrasi) per tahun, yang menjadikannya Pabrik H2O2 terbesar kedua di Indonesia.
Michael juga menjelaskan, proyek itu bertujuan mengurangi ketergantungan impor H2O2 yang pada 2023 mencapai 40.000 metrik ton. Kemudian memperkuat diversifikasi bisnis perseroan ke sektor non-batu bara, seperti kimia industri, mineral, biomassa, dan energi baru terbarukan.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Lanjutkan Kenaikan, Tiga Saham Ini Layak Dilirik
“Kami berharap, dapat mendiversifikasikan bisnis di luar segmen trading batu bara. Dengan prospek industri yang baik, operasional pabrik ini tentunya bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi perseroan,” pungkasnya.
Terkait kinerja keuangan hingga kuartal I-2025, SGER membukukan penurunan pendapatan bersih dari Rp 3,86 triliun menjadi Rp 2,46 triliun. Penurunan tersebut membuat laba kotor turun dari Rp 259,80 miliar menjadi Rp 137,82 miliar. Laba bersih periode berjalan juga terjerembab dari Rp 220,90 miliar menjadi Rp 78,38 miliar.

