IHSG Dibuka Memelemah, Penguatan Saham MMIX, PZZA, dan INPC Berlanjut
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (7/1/2024), dibuka bervariasi dengan cenderung melemah. Hingga pukul 09.05 WIB, IHSG telah terkoreksi sebanyak 4 poin menjadi 7.076.
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer non primer, sektor teknologi, sektor keuangan, sektor property, dan sektor trasnportasi. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor kesehatan, sektor consumer primer, dan sektor material dasar.
Baca Juga
Pertumbuhan Kinerja Keuangan Emiten Ritel Diprediksi Berlanjut 2025, Bagaimana dengan Sahamnya?
Di tengah koreksi tipis tersebut, sejumlah saham berikut catatkan lonjakan harga, seperti saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik 18,72% menjadi Rp 222, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) naik 19% menjadi Rp 182, dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 15% menjadi Rp 294.
Sebaliknya sejumlah saham dengan penurunan paling dalam melanda, yaitu PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), dan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM).
Baca Juga
Waspadai Koreksi IHSG Berlanjut, Sebaliknya Saham DSNG, EMTK, dan SCMA Layak Dilirik
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 83,96 poin (1,17%) menjadi 7.080,47. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 923,39 miliar dengan terbanyak melanda saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 298,90 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 128,43 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 117,03 miliar.
Pelemahan tersebut dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,65%, sektor industry 1,25%, sektor saham keuangan 1,13%, sektor kesehatan 1,34%, dan sektor property 1,31%. Sebaliknya penguatan melanda sektor teknologi 1,29% dan sektor consumer primer 0,23%.

