IHSG Sesi Ditutup Anjlok 0,73%, Sebaliknya Saham MMIX dan INPC Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (6/1/2025), ditutup anjlok sebanyak 52,1 poin (0,73%) menjadi 7.112.33. Pelemahan dipicu koreksi mayoritas sektor saham.
Penurunan tersebut dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 0,78%, sektor industry 0,73%, sektor keuangan 1,21%, sektor property 0,97%, dan sektor infrastruktur 0,75%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, sektor consumer primer, dan sektor energi.
Baca Juga
Pasar Asia-Pasifik Bervariasi, Indeks Nikkei 225 Jepang Anjlok
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, seperti saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) melesat 30,22% menjadi Rp 181, PT Bak Artha Graha Internasional Tbk (INPC) melesat 24,51% menjadi Rp 254, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 18,62% menjadi Rp 1.465, dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) menguat 18,18% menjadi Rp 338.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT MPX Logistics International Tbk (MPXL), PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO), PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE).
Baca Juga
Bahlil Masih Hitung Kuota Produksi Nikel 2025 agar Harga Tak Anjlok
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik tipis 1,22 poin menjadi 7.164,43. Penguatan tersebut didukung kenaikan sebanyak 254 saham. Sebaliknya sebanyak 336 saham dan 206 saham mengalami penurunan.
Hal serupa melanda bursa saham AS dengan lompatan indeks Nasdaq sebanyak 1,77% dan S&P500 melesat sebanyak 1,26% akhir pekan lalu. Dow Jones juga menguat sebanyak 0,80%.
Grafik IHSG

