Tiga Direktur Amman Mineral (AMMN) Ini Untung Ratusan Miliar, Ternyata Gara-gara Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Ketiga direksi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mendadak memiliki jutaan saham perusahaan yang dipimpinnya. Kepemilikan tersebut setelah dituntaskannya penerbitan496,92 juta saham baru dalam rangka pelaksanaan management and employee stock option plan (MSOP) pada 11 Oktober lalu.
Ketiga direksi tersebut adalah Arief Widyawan Sidarto dengan mengeksekusi sebanyak 105.408.800 juta saham AMMN dengan harga pelaksanaan Rp 2.120. Jumlah yang sama juga diterima Lal Naveen Chandra dengan mengeksekusi MSOP sebanyak 105.408.800 saham lewat harga pelaksanaan Rp 2.120.
Baca Juga
Amman Mineral (AMMN) Terbitkan 496 Juta Saham Baru, Ternyata untuk Ini
Direksi lainnya adalah Irwin Kai Pui Wan dengan membeli sebanyak 105.408.800 saham AMMN dengan harga pelaksanaan Rp 2.120. Dengan demikian masing-masin direktur mengelotorkan dana Rp 223,46 miliar.
“Dengan pembelian saham tersebut masing-masing direksi tersebut kini menjadi pemegang 0,15% saham AMMN,” tulis Corsec Amman Mineral Vemmy Febrianti melalui penjelasan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/10/2023).
Baca Juga
Dear Investor, Mandiri Sekuritas Ungkap Fakta Koreksi Saham GOTO
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/10/2023), saham AMMN ditutup terkoreksi Rp 450 (6,82%) menjadi Rp 6.150. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 6.125-6.600.
Dengan harga penutupan Rp 6.150, masing-masing direktur tersebut telah meraup cuan Rp 4.030 per saham. Total keuntungan masing-masing dari ketiga direktur perseroan tersebut telah mencapai Rp 424,79 miliar.
Baca Juga
Saham Barito Renewable (BREN) Bergerak Dramatis Sepanjang Hari, Kok Bisa?
Sebelumnya,Amman Mineral (AMMN) telah menuntaskan penerbitan sebanyak 496,92 juta saham baru dalam rangka pelaksanaan management and employee stock option plan (MSOP). Penerbitan saham tersebut telah diterbitkan Rabu (11/10/2023).
Berdasarkan laporan registrasi saham Amman (AMMN) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/10/2023), diungkapkan penerbitan saham dalam rangka MSOP tersebut menjadikan total saham perseroan bertambah dari semula 71,91 miliar saham menjadi 72,41 miliar saham.
MSOP tersebut sebelumnya telah diungkap dalam prospektusIPO saham AMMN. Dalam prospektus tersebut disebutkan perseroan akan menggelar program MSOP melalui penerbitan dan pengeluaran saham baru sebanyak-banyaknya 602,33 juta saham dengan nilai nominal Rp 125 setiap saham.

