Saham HADE Disebut bisa Terdongkrak hingga Lepas dari PPK BEI
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE) disebut-sebut akan dikerek ke level Rp 50 atau berpeluang lepas dari papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI). Peluang penguatan tersebut didukung atas terbukanya peluang investor asing mengakuisisi emiten ini.
Sebagaimana diketahui Indonesia tengah gencar mengembangkan pembangkit Listrik energi terbarukan (EBT) yang bisa menarik minat investor asing tertarik untuk mengakuisisi perusahaan energi di dalam negeri, seperti saham HADE.
Baca Juga
“HADE juga memiliki modal yang positif yang menjadikan saham ini memiliki keunggulan untuk diakuisisi oleh perusahaan pembangkit Listrik bersar dari luar negeri,” terangnya.
Selain investor asing, sumber tersebut menyebutkan, peluang kebangkitan saham HADE didukung pemegang saham berasal dari dana pensiun karyawan Panin Bank. Dana pensiun tersebut menguasai sebanyak 9,65% saham HADE.
Baca Juga
Pasar Asia Menguat di Awal Pekan Natal, Merger Nissan-Honda Jadi Sorotan
Seorang sumber menyebutkan bahwa terbuka peluang pengendali saham HADE dengan pengembang PT Jababeka Tbk (KIJA) akan bekerja sama. Sebab, pemegang saham KIJA memiliki ketersinggungan dengan pemegang saham HADE.
Grafik Saham HADE

