Anjlok 1,84%, IHSG Catat Level Terendah Baru dalam Lima Bulan Terakhir
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabunnga (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/12/2024), ditutup terkoreksi dalam sebanyak 130,64 poin (1,84%) menjadi 6.977,24. Level tersebut menjadi penutupan IHSG terhitung sejak 28 Juni 2024.
Pelemahan hari ini dipicu atas koreksi jumbo seluruh sektor saham bersamaan dengan penurunan mayoritas bursa saham dunia. Koreksi terbesar melanda saham sektor material dasar 3,62%, sektor consumer primer 2,41%, sektor kesehatan 2,63%, sektor energi 2,49%,sektor teknologi 1,88%, dan sektor keuangan 1,84%.
Baca Juga
Usai Listing Perdana Saham, MR DIY (MDIY) Bidik 1.000 Gerai Tahun 2025
Meski IHSG ditutup melorot, sejumlah saham berikut masih torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), PT Pembangunan Graha Lesatari Indah Tbk (PGLI) naik 33,77% menjadi Rp 202, PT Steady Safe Tbk (SAFE) naik 34,077% menjadi Rp 244, dan PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) melesat 24,84% menjadi Rp 955.
Penguatan juga melanda saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melesat 20,86% menjadi Rp 1.825, PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) naik 11,29% menjadi Rp 414, dan PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK) naik 10,53% menjadi Rp 630.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda saham PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER), PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), PT Lion Metal Industry Tbk (LION), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 49,85 poin (0,70%) menjadi 7.107,88. Pemodala sing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 473,97 miliar yang sebagian besar disumbangkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 343,62 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 265,16 miliar, dan PT Blibli.com Tbk (BELI) Rp 163,46 miliar.
Baca Juga
Fantastis, Penerimaan Pajak Kripto Hampir Tembus Rp 1 Triliun
Pelemahn IHSG kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,03%, sektor keuangan 0,54%, sektor infrastruktur 0,93%, sektor property 0,58%, dan sektor consumer non primer 0,49%. Sektor saham yang berhasil menguat hanya consumer primer sebanyak 0,58%.
Meski IHSG kembali anjlok, lima saham lapis tiga ini justru catatkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 34,55% menjadi Rp 148, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 470, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melesat 25% menjadi Rp 675, PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) naik 24,79% menjadi Rp 302, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 25% menjadi Rp 5.700.
Grafik IHSG

