IHSG Sesi I Anjlok Sentuh Level Terendah Baru dalam 6 Bulan, Sebaliknya 4 Saham ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (14/1/2025), anjlok ke level terendah baru terhitung sejak 28 Juni 2024. Hal ini terjadi setelah indeks terjun 35,4 poin (0,50%) menjadi 6.981. Pergerakannya dalam rentang 6.969-7.042.
Pelemahan dipicu atas koreksi dalam saham sektor perbankan sebanyak 1,42%, sektor industry anjlok 0,84%, sektor kesehatan turun 0,53%, dan sektor consumer non primer melemah 0,23%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor material dasar, energi, consumer primer, property, transportasi, dan teknologi.
Baca Juga
Meski IHSG terjun ke level terendah baru dalam enam bulan terakhir, empat saham ini justru torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 24,82% menjadi Rp 3.470, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 24,74% menajdi Rp 2.370, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) naik 24,47% menjadi Rp 590, dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) naik 19,70% menjadi Rp 6.075.
Penguatan mengesankan juga dicatatkan saham PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) naik 20% menjadi Rp 66, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) naik 17,76% menjadi Rp 252, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 15,38% menjadi Rp 10.500.
Sebaliknya pelemehan terdalam melanda saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC), PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Pakuan Tbk (UANG), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), dan PT Megapower Makmur Tbk (MPOW).
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak 71,99 poin (1,02%) menjadi 7.016,88. Bahkan IHSG semapt sentuh level 6.986,59. Pemodala sing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 383,46 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 487,85 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 155,80 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 64,14 miliar.
Baca Juga
Begini Target Harga Saham XL Axiata (EXCL) jelang Penuntasan Merger dengan Smarfren (FREN)
Penurunan signifikan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti keuangan 1,21%, sektor industry 1,30%, sektor teknologi 1,09%, sektor infrastruktur 0,74%, sektor consumer primer 0,58%, dan sektor infrastruktur 0,74. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar 0,58%, sektor energi 0,10%, dan sektor kesehata 0,21%.
Meski IHSG ditutup anjlok, delapan saham justru melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu tiga saham listing perdana hari ini PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) ARA sebanyak 25% menjadi Rp 5075 dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) naik 24,57% menjadi Rp 436, dan PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) melesat 24,36% menjadi Rp 286. ARA juga MPOW, CMNP, WIFI, RATU, DAAZ, dan JSPT.
Grafik IHSG

