Transaksi Saham GGRP dan INPC Dibuka Kembali, Langsung Masuk Papan Pemantauan Khusus
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali transaksi saham PT Gungung Raja Paksi Tbk (GGRP) dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) mulai perdagangan sesi I, Jumat (13/12/2024).
Secara bersamaan, saham GGRP dan INPC juga masuk dalam papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA), karena kedua saham tersebut mengalami penghentian sementera (suspend) lebih dari satu hari transaksi BEI.
Baca Juga
Saham Bank yang Dikendalikan Sugianto Kusuma (INPC) Ini kembali Disuspensi
“Berdasarkan penilian bursa diumumkan suspense atas saham GGRP dan INPC di pasar regular dan pasar tunia dibuka kembali mulai sesi I pada 13 Desember 2024,” tulis pengumuman resmi BEI yang ditandatangai Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan PH Kepala Divisi Pengataruan & Operasional Perdagangan BEI Yayuk Sri Wahyuni di Jakarta, Jumat (13/12/2024).
Sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham GGRP dipicu atas penurunan dalam harga saham tersebut mencapai 64,37% dalam tiga bulan terakhir. Data Tradingview menyebutkan bahwa saham GGRP telah anjlok ke level Rp 212 pada penutupan perdagangan saham di BEI pada 19 November 2024.
Baca Juga
Anak Usaha PIK2 (PANI) Bangun Kosambi (CBDK) Gelar IPO Saham Target Dana Rp 1,7-2,3 Triliun
Sebaliknya penghentian sementara perdagangan saham INPC dipicu atas lonjakan harga saham. Data Tradingview menyebutkan bahwa saham emiten bank yang dikendalikan Sugianto Kusuma atau Aguan ini telah melambung sebanyak 550,75% menjadi Rp 436 per saham dalam tiga bulan terakhir atau hingga penutupan perdagangan 29 November atau sebelum suspensei.
Grafik Saham INPC dan GGRP

