BREN Tinggalkan Papan Pemantauan Khusus, IHSG Langsung Rebound Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan ditutup menguat 2,16% menjadi 6.879,97. Penguatan tersebut ditopang lompatan saham sektor keuangan mencapai 2,71%.
Penguatan tersebut merupakan yang pertama dalam empat pekan terakhir. Kenaikan tersebut sejalan dengan berbalik menguatnya saham sektor perbankan pekan ini, dibandingkan beberapa pekan sebelumnya menjadi penekan utama indeks.
Baca Juga
Berdasarakan data BEI, kenaikan indeks didukung penguatan saham sektor infrastruktur 5,27%, sektor keuangan 2,71%, sektor energi 2,14%, sektor industry 1,90%, dan sektor transportasi 1,66%. Sebaliknya sekotr saham consumer primer, consumer non primer, dan properti turun.
Terkait aksi pemodal asing terungkap pembelian bersih (net buy) senilai Rp 333,5 miliar pekan ini atau meningkat dari realisasi pekan lalu Rp 32,85 miliar. Meski demikian, pemodal asing masih mencatatkan net sell saham year to date (ytd) sebanyak Rp 8,22 triliun.
Baca Juga
Penguatan indeks pekan ini juga didukung lompatan harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) setelah dikeluarkan dari papan pemantauan khusus kemarin. Saham ini emiten Prajogo Pangestu ini berhasil menguat dari level Rp 7.850 menjadi Rp 9.100 dalam sepekan ini.
Data BEI mengungkap bahwa BREN menjadi saham dengan penyumbang terbesar terhadap penguatan indeks pekan ini mencapai 48,71 poin. Disusul saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 34,34 poin dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 28,05 poin.
Penguatan saham saham BREN juga berimbas terhadap perubahan daftar top 10 emiten market cap terbesar di BEI. BREN akhirnya kembali meraih tahkta sebagai emiten terbesar dengan kapitalisasi pasar Rp 1.217 triliun.
BREN kembali menggulingkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kapitalisasi pasar Rp 1.183 triliun. Adapun posisi ketiga dipegang PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan kapitalisasi pasar Rp 797,69 triliun.
Grafik IHSG Lima Hari

