Ke luar dari Papan Pemantauan Khusus, Laju Kenaikan Saham Barito Renewables (BREN) Tak Terhentikan
JAKARTA, investortrust.id – Laju penguatan harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) tak terhentikan sejak dikeluarkan dari papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI) per 21 Juni 2024.
Lompatan tersebut kian memperkuat BREN sebagai saham dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar. Meski telah melesat dalam beberapa hari terakhir, saham BREN ternyata belum kembali ke level harga penutupan tertingginya sebelum disuspensi BEI di harga Rp 11.245.
Baca Juga
BREN Tinggalkan Papan Pemantauan Khusus, IHSG Langsung Rebound Sepekan
Data perdagangan saham intraday sesi II BEI, Selasa (25/6/2024), saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini kembali melesat Rp 300 (3,19%) menjadi Rp 9.700 hingga pukul 14.38 WIB. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 9.400-9.725.
Dengan demikian, saham BREN telah melesat dari level Rp 8.450 menjadi Rp 9.700 atau 14,79% sejak ke luar dari papan pemantauan khusus BEI per 21 Juni 2024. Sedangkan penguatan saham BREN dari level terendahnya di papan pemantauan khusus Rp 6.050 pada 7 Juni telah mencapai 60,33%.
Berkat lompatan harga tersebut, kapitalisasi pasar saham BREN kini telah mencapai Rp 1.297,72 triliun atau menajdi emiten dengan market cap terbesar. Di bawahnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp 1.174,19 triliun.
Sebelumnya, BEI sempat memasukkan saham BREN dalam papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA) akibat melanggar ketentuan kriteria 10, yaitu dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan aktivitas perdagangan.
Baca Juga
Sepekan, Prajogo Raup Cuan Rp 100 Miliar dari Borong Saham Barito Renewables (BREN)
Saham BREN sebelum masuk papan pemantauan khusus mengalami lompatan harga. Lompatan tersebut menjadikan saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini disuspensi oleh bursa lebih dari satu hari hingga akhirnya masuk dalam papan pemantauan khusus.
Saham BREN masuk papan pemantauan khusus sejak 29 Mei 2024. Sejak masuk papan pemantauan khusus, saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu (BREN) sempat anjlok dalam dari level Rp 11.250 ke level Rp 6.050.
Grafik Saham BREN Ytd

