IHSG Berpeluang Retest 7.190, Cermati Saham INDY dan PWON
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/11/2024), diprediksi bergerak dalam rentang support 7.190 dan resistance 7.340. Bahkan, IHSG berpotensi retest area support terdekat 7.190.
Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa pelemahan tipis indeks kemarin menunjukkan pola pergerakan masih sideways. IHSG juga masih membentuk pola bearish trend channel setelah breakdown 7.726.
Baca Juga
Meski Rugi Naik, Sekuritas Ini Patok Potensi Cuan Saham Bukit Sentul (BKSL) 500%, Kok Bisa?
Meski demikian, Mandiri Sekuritas menyebutkan, pemodal tetap layak mencermati sejumlah saham hari ini dengan potensi penguatan, yaitu saham INDY direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.595 dan PWON direkomendasikan beli dengan target harga Rp 454.
Semalam, bursa saham Wall Street ke level tertinggi baru, seperti Dow jOnes melesat 0,69%%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,097% dan Nasdaq melesat 0,062%,
Sedangkan IHSG kemarin kembali jatuh sebanyak 20,73 poin (0,28%) menjadi 7.266,46. Penurunan dipicu atas koreksi sebanyak 397 saham. Sisanya sebangak 196 saham dan 190 saham masing-masing ditutup stagnan dan menguat.
Baca Juga
Koreksi tersebut sejalan dengan berlanjutnya aksi jual (net sell) saham oleh pemodal asing mencapai Rp 1,52 triliun. Di antaranya, net sell BBRI Rp 732,32 miliar, BBCA senilai Rp 407,10 miliar, dan ADRO mencapai Rp 116,59 miliar. Sebaliknya saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat sebagai saham yang dikoleksi asing mencapai Rp 122,23 miliar.
