Cermati, Sekuritas Ini Sebut Potensi Cuan Saham Pakuwon (PWON) masih Besar
JAKARTA, Investortrust.id –Target harga saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) masih menggiurkan dengan potensi kuat, meskipun realisasi penjualan marketing (marketing sales) menunjukkan penurunan hingga kuartal III-2023.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa potensi penguatan harga saham PWON didukung atas kuatnya pendapatan berulang (recurring income) dari segmen investasi property. Segmen ini menjadi penyangga perseroan di tengah belum pulihnya marketing sales sampai saat ini.
Baca Juga
IHSG Lagi-lagi Bergerak Naik, Saham BREN Kokoh di Posisi ARA
Berdasarkan data perseroan telah mencatatkan marketing sales senilai Rp 442 miliar pada kuartal III-2023 yang bersumber dari penjualan properti gedung bertingkat.
“Hal ini mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi beli saham PWON yang mencerminkan penjualan marketing kembali pulih pada kuartal III-2023, kuatnya portofolio investasi properti dan valuasi saham masih murah,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan pulihnya penjualan marketing perseroan ditopang atas penjualan gedung bertingkat dengan kontribusi mencapai Rp 264 miliar. Penjualan tersebut datang dari peluncuran menara apartemen baru Clayson di Pakuwon Mall Surabaya.
Baca Juga
Private Placement Rampung, Saham GOTO malah Cenderung Terkoreksi
Meski penjualan properti tersebut menunjukkan peningkatan, BRI Danareksa Sekuritas mengungkap, angka tersebut masih lebih rendah dari realisasi kuartal III sebelum pandemic Covid.
Dengan tambahan tersebut, perseroan mencatatkan total marketing sales senilai Rp 1 triliun hingga September 2023 atau menunjukkan penurunan sebanyak 13% dari periode sama tahun lalu.
Angka tersebut merefleksikan sekitar 73% dari target marketing sales tahun 2023 senilai Rp 1,4 triliun yang ditetapkan BRI Danareksa Sekuritas. Realisasi tersebut juga masih lebih rendah dari perkiraan manajemen perseroan, yaitu baru merefleksikan 66% dari target manajemen Rp 1,6 triliun tahun ini.
Baca Juga
Kontraktor Asal China (KOKA) Melantai di Bursa, Harga Sahamnya Melesat 23%
Meski penjualan properti mencatatkan penurunan, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, Pakuwon Jati (PWON) terbantu dari pendapatan segmen investasi property. Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham PWON dengan target harga Rp 610. Dengan harga penutupan Rp 418, terbuka potensi penguatan saham ini hingga 45,93%.
