IHSG Berpeluang Kembali Koreksi, Sell Saham INDY, CTRA, dan BSDE
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/10/2023), tengah memasuki bearish trend setelah membentuk pattern pattern head and shoulders dan mencapai target penurunan 6.750. Hal ini mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut tetap terbuka menuju support 6.600-6.620.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Rebound, Cek Saham GOTO, TBIG, EXCL dan BANK
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 107,21 poin (1,57%) menjadi 6.741,96. IHSG bergerak dalam rentang 6.730,88-6.853,45 dengan nilai transaksi Rp 8,10 triliun. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 592,81 miliar di seluruh pasar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup bervarisi dengan penguatan melanda indeks Nasdaq sebesar 0,27%. Sedangkan Dow Jones melemah 0,58% dan S&P500 turun 0,17%.
Baca Juga
Kualitas Udara Jakarta Tidak Baik, Terburuk ke-5 Dunia Pagi ini
Sedangkan tiga saham yang layak dicermati dengan rekomendasi trading buy sepanjang hari ini terdiri atas saham LPPF dengan target harga Rp 2.350 – 2.830,TPIA dengan target harga Rp 2.500 – 2.930, dan MYOR dengan target harga pergerakan Rp 2.400 – 2.740.
Sebaliknya, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, tiga saham berikut layak dihindari dengan rekomendasi sell, yaitu saham INDY dengan perkiraan pergerakan Rp 1.800-2.080, saham CTRA dengan perkiraan pergerakan Rp 950-1.050, dan BSDE dengan perkiraan pergerakan Rp 935-1.080.
