IHSG Dibuka Naik Tipis, Saham POLU, TALF, dan BTON Perkasa di Awal Transaksi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/11/2024), dibuka menguat 3,3 poin (0.03%) menjadi 7.495. Penguatan tipis didukung kenaikan sejumlah sektor saham.
Penguatan tertinggi dicatatkan saham sektor material dasar, energi, teknologi, infrastruktur, dan kesehatan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, industry, dan consumer non primer.
Baca Juga
Meski demikian, beberapa saham berhasil catatkan lompatan harga pada awal transaksi hari ini, seperti saham PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat 23,78% menjadi Rp 1.900, PT Tunas Alfin Tbk (TALF) melesat 15,57% menjadi Rp 386, dan PT Betonjaya Manungga Tbk (BTON) menguat 16,57% menjadi Rp 422.
Sebaliknya penguatan pesat melanda saham PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT).
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 12,43 poin (0,17%) menjadi 7.491. Pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 223,01 miliar, yaitu saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Rp 134,44 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 111,81 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 106,39 miliar.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Transaksi 3 Saham Ini, Sebaliknya Saham GPSO dan JIHD Disuspensi
Penguatan tersebut didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,82%, sektor consumer non primer 0,74%, sektor material dasar 0,54%, sektor keuangan 0,59%, dan sektor consumer primer 025%. Pelemahan melanda saham sektor industry 0,52%, sektor teknologi 0,97%, sektor infrastruktur 0,81%, sektor tranportasi 0,95%, dan sektor kesehatan 0,22%
Di tengah penguatan tipis IHSG, empat saham ini ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 25% menjadi Rp 280, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,80% menjadi Rp 1.535, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 24,74% menjadi Rp 1,185, dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,62% menjadi Rp 324.
