Saham SOSS, TGKA, dan TALF justru Perkasa, Saat IHSG Terjun Bebas 9% hingga Terkena Trading Halt
JAKARTA, investortrust.id – Saat hampir seluruh saham berguguran hingga mendekati auto reject bawah (ARB) dan membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/4/2025), dibuka terkena trading halt, sejumlah saham ini justru berhasil torehkan penguatan mengesankan.
Berdasarkan data BEI, penguatan tertinggi dicatatkan saham PT Shield On Service Tbk (SOSS) dengan kenaikan 22,58% enjadi Rp 456, PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) naik 8,26% menjadi Rp 6.550, dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) naik 8,09% menjadi Rp 294.
Baca Juga
Penguatan mengesankan juga melanda saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) naik 5,26% menjadi Rp 100 dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 4,96% menjadi Rp 1.270.
Sedangkan berdasarkan data perdagangan saham BEI pukul 09.38 WIB, penurunan indeks tersisa 528 poin (8.08%) menjadi 5.985, bandingkan saat dibuka dengan koreksi sebanyak 598,56 poin (9,19%) menjadi 5.912,06 hingga akhirnya terkena trading halt pertama selama 30 menit.
Penurunan sejumlah saham big cap mulai berkurang, seperti BBCA turun sebanyak 10,53% menjadi Rp 7.600, dibandingkan pembukaan turun ke Rp 7.275. Begitu juga penurunan BBRI mulai berkurang menjadi hany 10,37% menjadi Rp 3.630, dibandingkan pembukaan turun ke level Rp 3.450. Begitu juga dengan koreksi BMRI mulai menurun dari sebelumnya anjlok ke Rp 4.500 menjadi Rp 4.680.
Baca Juga
IHSG Dibuka Anjlok 9,19% hingga Langsung Terkena Trading Halt
Koreksi saham DCII juga tersisa 3,54% menjadi Rp 162.000, dibandingkan pembukaan pagi sempat anjlok ke level Rp 142.775. Saham lainnya BREN sedikit mengalami perbaikan dengan koreksi menjadi Rp 4.890, dibandingkan awal perdagangan turun ke level Rp 4.700.
Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan tertulisnya, BEI telah melakukan tindakan penghentian sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09:00:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).
Baca Juga
“Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:30:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan IHSG yang mencapai 8%,” ujar Kautsar di Jakarta, Selasa (8/4/2025).
BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

