IHSG Dibuka Naik Tipis 6 Poin, Saham KDTN dan PURI Perkasa di Awal Transaksi
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/11/2025), dibuka menguat tipis 6,13 poin (0,07%) menjadi 8.378. Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham ASIA yang dibuka mayoritas melemah.
Kenaikan didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur, teknologi, properti, kesehatan, konsumer primer, konsumer non primer. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor energi, material dasar, industri, dan keuangan.
Baca Juga
Sekuritas Ini Patok Target Harga Saham Dharma Polimetal (DRMA) Ini
Saham dengan penguatan pesat di awal transaksi pagi ini, yaitu saham KDTN menguat 22,38% menjadi Rp 350, PURI melesat 21,35% menjadi Rp 1.080, DPUM naik 20,59% menjadi Rp 82, MORA naik 18,23% menjadi Rp 6.000, dan CSIS menguat 12,73% menjadi Rp 372.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah 16,57 poin (0,20%) menjadi 8.372 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 2,91 triliun. Net buy jumbo dipicu adanya crossing saham CASA Rp 2,68 triliun. Net buy selanjutnya dicatatkan saham EMAS Rp 605,55 miliar dan BUMI Rp 179,82 miliar.
Baca Juga
Kinerja Tegerus, Proyeksi Kinerja Keuangan dan Saham ITMG Dipangkas
Pelemahan indeks kemarin dipicu koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor industri turun 1,50%, sektor teknologi 1,23%, konsumer non primer melemah 0.62%, sektor konsumer primer 0,49%, dan sektor konsumer non primer 0,62%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur, properti, kesehatan, dan keuangan.
Sejumlah saham dengan torehan auto reject atas (ARA), yaitu saham SWID menguat 34,78% menjadi Rp 124, CSIS naik 25% menjadi Rp 330, MORA menguat 25% menjadi Rp 5.075, JECC naik 25% menjadi Rp 1.375, BEEF naik 24,80% menjadi Rp 780, dan CSMI naik 24,41% menjadi Rp 316.

