Meski Laba Turun, Puri Sentul (KDTN) Komit Bagikan Dividen Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) menetapkan dividen tahun buku 2024 sebesar Rp 1,17 miliar. Pembagian dividen tersebut diputuskan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Direktur KDTN Rolf Pohan mengutarakan, sekalipun laba bersih tahun 2024 turun, dibandingkan 2023 lalu, tetapi perseroan tetap merealisasikan komitmen untuk memberikan dividen kepada para pemegang saham. Dividen ini menunjukan kemampuan cash flow perseroan masih baik.
“Pembagian dividen juga diharapkan meningkatkan kepercayaan dan kepuasaan para pemegang saham yang sudah menginvestasikan dananya di KDTN,” kata Rolf Pohan kepada media Rabu, (16/4/2025).
Baca Juga
Pemodal Asing Crossing Jual Saham EXCL Rp 7,60 triliun, Merger EXCL-FREN Tuntas?
Berdasarkan laporan keuangan 2024, perseroan membukukan laba bersih Rp 1,81 miliar atau turun 46,25% dari realisasi tahun 2023 mencapai Rp 3,37 miliar.
Penurunan laba tersebut berbanding terbalik dengan pertumbuhan pendapatan sebanyak 2,2% dari tahun sebelumnya. Sampai dengan akhir tahun 2024 KDTN berhasil merampungkan 5 unit Xpress Hotel yang berlokasi di Rest Area KM 19 Ruas tol Jakarta - Cikampek, Rest Area KM 166A, Rest Area KM 164B Ruas Tol Cipali, Rest Area KM 260B Ruas Tol Pejagan Pemalang dan Rest Area KM 379A Batang - Semarang. Dengan pengoperasian 5 Xpress Hotel tersebut, kinerja keuangan perseroan tahun ini diharapkan bertumbuh pesat.
Baca Juga
Belum Sebulan Melantau di Bursa, Sinar Terang Mandiri (MINE) Umumkan Lompatan Laba 41% di 2024
Tahun ini, KDTN juga mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 20 miliar guna mendukung langkah-langkah strateginya. KDTN juga menargetkan Operasional Hotel Swiss-belexpress Rest Area Heritage di KM 260B Brebes dan Rest Area KM 379A - Batang Semarang pada kuartal II-2025.
"Dengan beroperasinya 5 Xpress Hotel dan Lounge KDTN di jalan toll tahun 2025 ini, maka kami akan mampu menampung para pengunjung atau pengendara toll yang beristirahat sampai 20 ribu orang per tahun, yang mana hal ini menunjukan peran serta KDTN di dalam menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi di jalan toll akibat kelelahan," ucap Rolf Pohan.

