IHSG Dibuka Terjerembab, tapi Saham FORU dan JIHD justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/10/2024), dibuka anjlok sebanyak 35 poin (0,42%) ke level di bawah 7.600, tepatnya 7.572. Penurunan tersebut dipicu atas koreksi mayoritas sektor saham.
Penurunan paling dalam dicatatkan sektor saham keuangan 0,60%, sektor kesehatan 0,61%, sektor properti 0,10%, sektor industri 0,35%, dan sektor konsumer non primer 0,43%. Sebaliknya kenaikan meladna saham sektor material dasar, konsumer non primer, dan transportasi.
Baca Juga
Fantastis! Laba Wijaya Cahaya Timber (FWCT) Melesat 1.554% hingga Kuartal III-2024
Meski IHSG dibuka melemah, dua saham ini langsung catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) melesat 24,87% menjadi Rp 4.870 dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) melesat 24,49% menjadi Rp 610. Kenaikan juga melanda saham PT Shield On Service Tbk (SOSS) sebanyak 19,05% menjadi Rp 1.000.
Sebaliknya penurunan paling dalma melanda saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI), PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Baca Juga
Laba Atribusi Bank CIMB Niaga (BNGA) Tumbuh 17,27% hingga Kuartal III-2024
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 28,03 poin (0,37%) menjadi 7.606,60. Pemodal asing lagi-lagi melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 511,18 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 407,89 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 158,56 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 97,23 miliar.
Koreksi indeks kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 1,01%, sektor industri 0,87%, sektor keuangan 0,50%, sektor material dasar 0,30%, dan sektor transportasi 0,42%. Sebaliknya penugatan melanda saham sektor infrastruktur 1,02%, sektor kesehatan 0,76%, sektor konsumer non primer 0,72%, sektor teknologi 0,74%, dan sektor properti 0,49%.

