IHSG Terjerembab 41 Poin, Dua Saham Ini Justru ARA
JAKARTA, Investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/9/2023), ditutup melemah 41,14 poin (0,59%) menjadi 6.954,81. Penurunan tersebut menjadikan posisi IHSG kian menjauh dari level 7.000.
Pelemahan indeks dipengaruhi atas penurunan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor energi 1% sektor transportasi 1,72%, sektor properti 1,30%, sektor konsumer primer 0,58%, dan sektor keuangan 0,50%.
Baca Juga
Kendalikan Emisi, Pemerintah Awasi 1.025 Perusahaan Industri
Sedangkan penguatan saham sektor teknologi sebanyak 1,58%, sektor kesehatan 0,31%, dan sektor konsumer non primer mencapai 0,20% menjadi sektor penahan indeks jatuh lebih dalam.
Meskipun IHSG terpuruk, kelima saham berikut torehkan lompatan harga. Dua saham ini mencetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) melesat Rp 66 (34,74%) menjadi Rp 256 dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) naik Rp 255 (24,88%) menjadi Rp 1.280.
Baca Juga
Cermati Data Perdagangan China dan Australia, Mayoritas Pasar Saham Asia Melemah
Penguatan lainnya melanda saham PT MNK Sky Vision Tbk (MSKY) sebanyak Rp 42 (20,79%) menjadi Rp 244, PT Atlas Resources Tbk (ARII) naik Rp 50 (17,24%) menjadi Rp 340, dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA) melesat RP 34 (11,64%) menjadi Rp 326.
Sebaliknya pelemahan melanda kelima saham ini, yaitu saham PT Pakuan Tbk (UANG), PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS), PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK), dan PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY).

