IHSG Kembali Dibuka Terjerembab, tapi Saham FORU Lanjut Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/2/2024), dibuka anjlok 17 poin (0,26%) menjadi 7.277. Pelemahan tersebut melanjutkan koreksi dalam tiga hari terakhir.
Penurunan indeks awal transaksi dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor keuangan, sektor energi, sektor kesehatan. Sbealiknya penguatna melanda saham sektor transportasi, infrastruktur, dan industry.
Baca Juga
Memasuki Pemulihan, Prospek dan Target Saham Sido Muncul (SIDO) Menggiurkan
Beberapa saham justru lanjutkan lomptan harga, meskipun IHSG dibuka terpuruk pagi ini. Di antaranya, saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menguat Rp 60 (9,76%) menjadi Rp 675, PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP) naik Rp 95 (8,96%) menjadi Rp 1.155, dan PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) menguat Rp 9 (7,44%) menjadi Rp 130.
Sebaliknya penurunan melanda tiga saham berikut PT Astra Graphia Tbk (ASGR), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), dan PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ).
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup turun sebanyak 44,54 poin (0,61%) menjadi 7.295,10. Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,04 triliun.
Baca Juga
Rally Saham BBTN Berlanjut, Target Harganya Ternyata masih Menggiurkan
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 329,80 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 310,72 miliar, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 134,73 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 124,22 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 82,61 miliar.
Sedangkan bursa Wall Street ditutup bervariasi dengan penguatan sebanyak 1,77% melanda indeks S&P500 dan Dow Jones menguat 0,16%. Sebaliknya indeks Nasdaq melemah 0,28%.

