Laba Kuartalan Mastersystem (MSTI) Meroket 79%, Prospek Saham Atraktif?
JAKARTA, investortrust.id - PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) berhasil membukukan lonjakan laba bersih yang kuat sebesar 79% menjadi Rp 149 miliar di kuartal III-2024, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 83 miliar.
Capaian laba bersih tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 83% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 1,6 triliun pada kuartal III-2024, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 878 miliar.
Sehingga secara kumulatif, pendapatan selama periode Januari – September 2024, tumbuh 52% yoy menjadi Rp 3,5 triliun. Lebih lanjut, laba bersih Perseroan per 30 September 2024 menjadi Rp 312 miliar atau tumbuh 63% yoy dari Rp 192 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Tim Stockbit Sekuritas mencermati, pertumbuhan laba tersebut didorong oleh kuatnya pendapatan dan beban operasional (opex) yang efisien.
Baca Juga
MSTI Diproyeksi Mampu Capai Target Kinerja, Intip Rekomendasi Sahamnya
Terlebih lagi, MSTI masih memiliki backlog kontrak baru sebesar Rp 2,4 triliun yang belum dibukukan sebagai pendapatan per semester I-2024 dan mulai dibukukan pada 3Q24.
Sebelumnya, manajemen MSTI sendiri memberikan guidance pertumbuhan pendapatan sebesar 19%–24% selama tahun 2024.
“Kami menilai realisasi per 30 September 2024 tersebut sebagai hasil yang melampaui ekspektasi, mengingat laba bersih MSTI pada 30 September 2023 hanya setara 43% dari realisasi FY23,” tulis tim riset Stockbit yang dikutip Selasa, (29/10/2024).
Di sisi lain, margin laba kotor mengalami penurunan menjadi 15,8% pada kuartal III-2024 dibandingkan 21% pada kuartal III-2023. Tim Stockbit memperkirakan margin yang lebih rendah tersebut kemungkinan disebabkan oleh proyek besar dengan margin yang relatif lebih kecil.
Namun, Stockbit menilai bahwa nilai kontrak yang besar memiliki aspek positif dari sisi opex, tercermin dari efisiensi opex secara keseluruhan. Opex pada kuartal III-2024 tercatat hanya sebesar 78 miliar rupiah tumbuh jauh lebih lambat dibandingkan kenaikan pendapatan.
Sebagai bonus, MSTI juga membukukan pendapatan lain–lain sebesar Rp 21 miliar pada kuartal III-2024 dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1 miliar.
Lebih lanjut, kinerja MSTI akan berakselerasi pada semester II-2024, yang tercermin dari realisasi kinerja pada kuartal III-2024.
Baca Juga
Resmi Listing di BEI, Saham RGAS, MSTI dan IKPM Kompak Menguat
“Meski sulit menebak realisasi laba bersih pada kuartal IV-2024 secara spesifik, mengingat faktor musiman pada bisnis perseroan, kami confident bahwa estimasi laba bersih kami sebesar Rp 531 miliar akan tercapai atau bahkan terlampaui. Berdasarkan estimasi laba bersih tahun 2024 kami tersebut, MSTI diperdagangkan pada valuasi 9,1 kali P/E, level yang atraktif menurut kami,” catatnya.
Sebatai catatan, dalam perdagangan hari ini (29/10/2024) hingga pukul 10.45, saham MSTI naik 110 poin (7,21%) menjadi 1635. Adapun volume perdagangan yang tercatat hingga saat ini adalah 3,13 juta saham dan nilai transaksi sebesar Rp 5,16 miliar.
Grafik Harga Saham MSTI secara Ytd:

