BEI Berharap Pemerintahan Baru Dorong Banyak BUMN Listing Saham
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman berharap pemerintahan baru mendorong banyak perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) untuk mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), khususnya perusahaan dengan skala asset besar, pada pemerintahan baru mendatang.
“Kami harap di pemerintahan baru terdapat tambahan supply terutama untuk BUMN-BUMN dengan size yang besar,” ujar Direktur Utama BEI Iman Rachman di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Baca Juga
27 Perusahaan Antre IPO Saham, Ada Lima Emiten Sektor Energi
Hingga kini Oktober 2024, ia menyatakan, belum ada BUMN yang tercatat dalam pipeline IPO. Sehingga, harapannya pemerintahan baru dapat lebih mendorong BUMN untuk masuk ke pasar modal Indonesia.
“Jadi keberlanjutan program pemerintah terhadap IPO saham BUMN sangat dinantikan. Kita berharap mulai 2025 sudah ada beberapa BUMN listing du bursa,” terangnya.
Baca Juga
Verona Pictures Tetapkan Harga IPO Saham Rp 195 per Unit, Dananya untuk Pacu Produksi Film
Harapannya, anak-perusahaan Pertamina, PTPN, dan Inalum bisa mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia. “Karena kalau kita lihat market capital di track oleh perusahaan-perusahaan besar yang liquid,” paparnya.
Hingga kini, total 14 perusahaan BUMN dan 23 anak perusahaan BUMN yang sudah mencatatkan saham di BEI. Perusahaan BUMN juga berkontribusi besar terhadap kapitalisasi pasar saham Indonesia.

