Perkuat Dominasi, Djonny Saksono Borong Saham Indonesia Tobacco (ITIC)
JAKARTA, investortrust.id – Djonny Saksono selaku kembali menambah kepemilikan saham di PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC). Penambahan tersebut memperkuat dominasi atas pengendalian saham ITIC.
Djonny Saksono yang juga bertindak sebagai direktur utama perseroan dalam pengumuman resminya menyebutkan bahwa dirinya telah membeli sebanyak 4,96 juta saham.
Baca Juga
Dipicu Kenaikan Beban, Indonesia Tobacco (ITIC) Cetak Penurunan Laba
Pembelian dilakukan secara bertahan dengan harga bervariasi, yaitu sebanyak 630 ribu saham dibeli dengan harga Rp 302 per saham pada 6 November. Dirinya kemudian membeli sebanyak 1,48 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 316 pada 7 November.
Djonny Saksono kemudian melanjutkan pembelian sebanyak 2,09 juta saham ITIC dengan harga pelaksanaan Rp 319 per saham pada 8 November. Terakhir membeli sebanyak 757 ribu saham dengan harga Rp 328 per saham pada 9 November.
“Pembelian saham tersebut menjadikan total kepemilikannya bertambah sebanyak 0,53% menjadi 64,89%. Sedangkan tujuan transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan langsung,” terangnya dalam penjelasan resminya, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga
Aneh! Kuasai Saham BREN Rp 452,03 Triliun, Tapi Market Cap BRPT Hanya Rp 100,30 Triliun
Hingga September 2023, ITIC berhasil mencatatkan kenaikan penjualan dari Rp 207,60 miliar menjadi Rp 221,15 miliar. Sebaliknya laba sebelum pajak turun dari Rp 26 miliar menjadi Rp 25,49 miliar.
Penurunan tersebut memicu laba periode berjalan perseroan ikut turun dari Rp 19,31 miliar menjadi Rp 18,86 miliar. Sedangkan laba per saham turun tipis dari Rp 20,53 menjadi Rp 20,05 per saham.
