Dipicu Kenaikan Beban, Indonesia Tobacco (ITIC) Cetak Penurunan Laba
JAKARTA, Investortrust.id – PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) membukukan peningkatan pendapatan sebesar 6,52% dari Rp 207,60 miliar sampai kuartal III-2022 menjadi Rp 221,15 miliar sampai kuartal III-2023.
Baca Juga
Meskipun pendapatan bertumbuh, laba bersih perseroan justru turun dari Rp 19,48 miliar menjadi Rp 19 miliar. Penurunan tersebut dipengaruhi peningkatan beban pokok penjualan dan beban usaha.
Perseroan mencatatkan peningkatan beban pokok penjualan dari Rp 149,86 miliar menjadi Rp 165,65 miliar. Hal ini berimbas terhadap penurunan laba bruto perseroan dari Rp 57,73 miliar menjadi Rp 55,49 miliar.
Baca Juga
Pendapatan Mahaka Radio (MARI) Melesat 25%, Tapi Sahamnya Tetap ARB
Penurunan laba periode berjalan tersebut berdampak terhadap penurunan laba per saham dari Rp 20,53 menjadi Rp 20,05 per saham. Sedangkan saham ITIC kemarin ditutup di level Rp 274.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, Djony Saksono bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 63,85% saham ITIC. PT Anugerah Investindo juga tercatat sebagai pengendali dengan kepemilikan sebanyak 7,02% saham.

