Target Kinerja Harum (HRUM) Dipangkas, Bagaimana dengan Prospek Sahamnya?
JAKARTA, investortrust.id – Prospek saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) dinilai tetap menggiurkan, meskipun kinerja keuangan turun pada kuartal III-2023. Segmen bisnis nikel diharapkan menjadi tumpuan ke depan.
Laporan kinerja keuangan Harum (HRUM) melaporkan bahwa laba bersih perseroan turun sebanyak 55% dari US$ 237,4 juta menjadi US$ 107,2 juta hingga September 2023. Sedangkan pendapatan turun dari US$ 7002,8 juta menjadi US$ 642,4 juta.
Baca Juga
Harum Energy (HRUM) Guyur Rp 4,68 Triliun ke Proyek Smelter Weda Bay
Pemicu utama penurunan laba adalah anjloknya rata-rata harga jual batu bara perseroan sebanyak 32% dari rata-rata US$ 177,7 per ton menjadi US$ 120,1 per ton. Sedangkan volume penjualan naik pesat dari 3,9 juta ton menjadi 5,3 juta ton.
“Realisasi laba bersih HRUM tersebut di bawah estimasi kami, karena adanya one off adjustment investasi di PT IMI senilai US$ 69,9 juta. Hal ini memicu perseroan mencatatkan rugi bersih US$ 43,9 juta pada kuartal III 2023,” tulis riset Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Meski demikian, Mandiri Sekuritas menyebutkan, Harum Energy (HRUM) akan terus melanjutkan peningkatan investasi di bisnis nikel, seperti upaya perseroan untuk menambah kepemilikan saham di bisnis ini dan rencana investasi HPAL dengan target produksi 67 ktpa.
Hanya saja sepanjang tahun 2023 dan 2024, Mandiri Sekuritas menyebutkan, kinerja keuangan perseroan diprediksi lebih rendah dari perkiraan semula. Hal ini dipengaruhi atas perkiraan harga jual nikel yang rendah bersamaan dengan harga batu bara cenderung terkoreksi.
Baca Juga
Fokus Baterai Kendaraan Listrik, Potensi Cuan Saham Harum (HRUM) Segini
Mandiri Sekuritas merevisi turun target laba bersih perseroan tahun ini dari US$ 306 juta menjadi US$ 173 juta. Begitu juga dengan perkriaan pendapatan direvisi turun dari US$ 669 juta menjadi US$ 615 juta.
Revisi turun target laba bersih mendorong Mandiri Sekuritas memangkas turun target saham HRUM menjadi Rp 2.000. Sedangkan rekomendasi saham HRUM tetap dipertahankan beli.

