Trimegah AM Bidik AUM Rp 35 Triliun Akhir 2024, Begini Strateginya
JAKARTA, investortrust.id - PT Trimegah Asset Management (Trimegah AM) membidik jumlah dana kelolaan atau asset under management (AUM) mencapai Rp 35 triliun – Rp 40 triliun pada tahun ini.
Sementara itu, per akhir Agustus 2024, Trimegah AM telah membukukan AUM reksa dana sebesar Rp 31,66 triliun. Berdasarkan laman resmi Reksa Dana Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total unit penyertaan reksa dana nasabah di Trimegah AM mencapai 26,73 miliar unit.
Lebih lanjut, Fund Manager Trimegah AM Adi Gemilang Gumiwang menyebutkan bahwa strategi Trimegah AM untuk meningkatkan AUM tersebut adalah dengan meningkatkan produk money market fund, serta penetrasi ke selling agent dari bank dan fintech.
Baca Juga
Trimegah AM Boyong 2 Penghargaan di Ajang Best Syariah Awards 2024
“Itu untuk menambah nasabah retail karena kita ketahui likuiditas sudah semakin meningkat, jadi harapannya investor retail bisa lebih banyak lagi untuk investasi di reksa dana,” ujar Adi kepada investortrust, belum lama ini.
Ke depannya, Trimegah akan segera meluncurkan beberapa produk baru dalam waktu dekat seperti Capital Protected Fund (CPF) dan reksa dana berbasis Sukuk.
Di samping itu, Trimegah Asset Management juga menilai bahwa reksa dana berbasis obligasi pemerintah dan korporasi masih memiliki potensi yang baik.
“Kalau untuk yang underlying-nya obligasi pemerintah, kita masih cukup positif ya. Walaupun mungkin kalau melihat level saat ini, potensial asalnya cukup terbatas. Dan kami cenderung melihat potensi di obligasi korporasi untuk hasil yang mungkin lebih optimal,” terang Adi.
Baca Juga
Bank Mandiri Pertahankan Juara 1 Perusahaan Go Publik Keuangan ARA 2023
Adi menilai, kebijakan suku bunga tersebut berpengaruh secara langsung khususnya untuk obligasi yang pemerintah jangka pendek.
“Kita ketahui memang secara imbal hasil yang short term itu lebih sensitif terhadap pergerakan suku bunga jadi tentu pengaruhnya lebih ke arah yang underlying-nya ke obligasi,” pungkasnya.

