Pemodal Asing Lagi-lagi Net Sell Rp 796 Miliar, Tiga Saham Bank Ini Dilego
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 796,21 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (7/10/2024), ditutup naik tipis 8,05 poin (0,11%) menjadi 7.504,14.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 452,06 miliar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 386,09 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 62,90 miliar, PT Barito Renewables Energy TbK (BREN) Rp 51,13 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 47,29 miliar.
Baca Juga
Pemerintah Raup Rp 28,91 Triliun dari Setoran Pajak Ekonomi Digital hingga September 2024
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) melanda sejumlah saham berikut, yaitu PT Chandra Asri Pacific TbK (TPIA) senilai Rp 43,06 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 37,61 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 36,94 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 36,56 miliar, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 29,27 miliar.
Penguatan indeks ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 2,76%, sekto material dasar 1,51%, sektor property 1,32%, sektor consumer non primer 0,88%, sektor kesehatan 0,43%, dan sektor energi 0,81%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor industry dan sektor keuangan.
Sebaliknya penguatan melanda sejumlah saham berikut, yaitu dua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) melesat sebanyak 34,74% menjadi Rp 93 dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menguat 34,81% menjadi Rp 182.
Baca Juga
OJK Tetapkan Saham Verona Indah Pictures (VERN) Sebagai Efek Syariah
Kenaikan pesat juga melanda saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) sebanyak 25,22% ke level Rp 144, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menguat 14,71% menjadi Rp 975, dan PT Hatten Bali Tbk (WINE) menguat 13,71% menjadi Rp 398.
Sebaliknya sejumlah saham dengan penurunan PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), PT Satria Antara Prima Tbk (SAPX), PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS), dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH), dan PT Link Net Tbk (LINK).
IHSG sepanjang pekan lalu ditutup anjlok sebanyak 200,82 poin (2,61%) menjadi 7.496,09, sebanyak 10 saham berikut justru perkasa. Bahkan, satu saham berhasil mencetak penguatan lebih dari 100% hanya dalam lima hari transaksi.
Saham dengan kenaikan paling pesat melanda pekan lalu melanda PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) dengan kenaikan 102,70% dari Rp 296 menjadi Rp 600, PT Sekar Bumi TBk (SKBM) menguat 63,64% dari Rp 312 menjadi Rp 510, dan PT Inter Delta Tbk (INTD) melesat 37,50% dari Rp 192 menjadi Rp 264.
Grafik IHSG

